Tips untuk Time Lapse Photography

Posted by Wahyono 04/01/2017 0 Comment(s)

Photo Credit: flickr.com

 

Time lapse photography merupakan sebuah pengembangan fotografi yang memungkinkan Sahabat Fotografi membuat sebuah klip video pendek dari sekumpulan foto yang diambil dalam periode tertentu. Umumnya, objek yang difoto memiliki pergerakan lambat, seperti awan, sunset, sunrise, suasana kota, dan lain sebagainya. Itulah mengapa mayoritas time lapse photography memakan waktu berjam-jam.

 

Tidak mudah untuk bisa fokus dalam waktu lama untuk mengambil satu objek tertentu. Agar time lapse photography yang Sahabat Fotografi lakukan jauh dari kata gagal, coba terapkan beberapa tips berikut ini.

 

Perhatikan Aspek Framing

 

Photo Credit: ignant.com

 

Menyaksikan hasil time lapse photography memang menyenangkan. Sayangnya, banyak orang yang terlalu excited dengan hasil akhir time lapse photography sehingga melakukan hal-hal detail seperti framing. Ketika sampai di tempat pengambilan gambar objek untuk time lapse photography, coba telusuri tempat tersebut dan bayangkan bagaimana Sahabat Fotografi akan mengambil gambarnya. Perhatikan sudut-sudut atau angle tertentu yang ingin Sahabat Fotografi sorot. Anggap saja Sahabat Fotografi hanya memiliki beberapa kali jepretan untuk dilakukan. Dengan begitu, Sahabat Fotografi akan memaksimalkan framing yang tepat.

 

Gunakan Tripod untuk Hasil yang Stabil

 

Photo Credit: imagechaser.com

 

Time lapse photography mengharuskan kamera milik Sahabat Fotografi untuk berada di posisi yang sama selama durasi waktu tertentu. Sedikit goncangan atau pergerakan yang disebabkan oleh angin akan menimbulkan hasil jepretan yang membayang atau blur. Karenanya, kamu wajib menggunakan tripod untuk menahan kamera agar selalu berada dalam posisi yang diinginkan. Hasil time lapse photography pun akan stabil. Apabila tripod yang digunakan tidak dapat berdiri tegak, Sahabat Fotografi bisa menggantungkan tas pada tripod atau menahannya dengan batu.

 

Dapatkan produk Tripod berkualitas di DOSS Camera & Gadget

Klik di sini untuk katalog produknya

 

Pilih Lapse yang Tepat

 

Photo Credit: webneel.com

 

Lapse memiliki arti “selang waktu” dalam Bahasa Indonesia. Jarak waktu antar jepretan akan menentukan kecepatan dari hasil video time lapse photography. Semakin lama jarak waktunya, semakin cepat pergerakan objek yang Sahabat Fotografi ambil. Sama seperti teknik stop motion, time lapse photography juga menggunakan patokan frame per second (fps). Umumnya, time lapse photography menggunakan kecepatan 24-30 fps agar pergerakannya terlihat smooth. Misalnya, Sahabat Fotografi ingin membuat video berdurasi 20 detik pada kecepatan 25 fps. Maka, jumlah foto yang harus diambil adalah 500 foto (20 detik x 25 fps).

 

Baca Juga

 

Tips Food Fotografi untuk Pemula

5 Tips Fotografi Outdoor untuk Pemula

Memahami Jenis-Jenis Pencahayaan dan Cara Menggunakannya

 

Hindari Adanya “Flicker”

 

Photo Credit: ignant.com

 

Flicker dikenal sebagai efek gangguan yang kerap muncul pada time lapse photography akibat adanya perbedaan eksposur di antara pengambilan gambar. Diafragma pada lensa autofocus yang semula terbuka akan akan “ditutup” oleh shutter tanpa ukuran yang sama sehingga menyebabkan perbedaan. Ada dua cara yang bisa Sahabat Fotografi lakukan untuk mengatasinya. Pertama, gunakan lensa manual untuk memastikan diafragma selalu berada dalam posisi lama. Sedangkan, solusi kedua adalah memutuskan sebagian lensa dari kamera agar Sahabat Fotografi bisa memilih apertur secara lebih leluasa.

 

Siapkan Baterai Cadangan

 

Photo Credit: pauljoy.com

 

Seperti yang disebutkan sebelumnya, time lapse photography memakan waktu yang tidak sebentar. Bukan tidak mungkin Sahabat Fotografi akan kehabisan baterai di tengah pengambilan gambar. Oleh sebab itu, selalu siapkan baterai cadangan. Sahabat Fotografi bisa menggunakan battery grip untuk mendukung hal tersebut. Dengan begitu, Sahabat Fotografi tidak perlu khawatir kamera mendadak mati di tengah pengambilan gambar. Namun, jika memang harus mengganti baterai di tengah proses time lapse photography, pastikan kamera tidak tergeser dari posisinya.

 

Selain kelima tips di atas, jangan lupa untuk membawa camilan atau buku bacaan untuk menemani Sahabat Fotografi selama proses pengambilan gambar untuk time lapse photography. Selamat mencoba!

Tags: DOSSTips

Leave a Comment