MENGENAL ISTILAH, PENGERTIAN, DAN JENIS DRONE

Posted by Wahyono 27/12/2017 0 Comment(s)

Banyak sekali saat ini orang menggunakan drone untuk kepentingan pribadi maupun untuk pekerjaan seperti membuat video travelling dan lain sebagainya. Namun banyak orang yang belum tahu mengenai istilah drone itu sendiri dan juga bahasa teknis yang sering digunakan. Untuk itu jika kamu ingin memiliki dan menggunakan drone terlebih dahulu kenalin istilah, pengertian, dan jenis drone agar mempermudah menerbangkan drone dengan aman. Nah kali ini kita akan membahas atau untuk mengerti apa saja itu istilah umum yang ada di drone menurut Herry Tjiang seorang pilot drone professional :



 

Dapatkan produk-produk Dji di DOSS dan Terbarunya Disini

 

DRONE – ISTILAH UMUM 

 

  1. DRONE / UAV : Unmanned Aerial Vehicle atau disingkat UAV, adalah pesawat yang diterbangkan tanpa awak atau unmanned.
  2. MULTIROTOR : Adalah rotor/ atau dinamo pengerak dari motor yang jumlahnya lebih dari satu yang biasa dipakai untuk mengerakan drone itu sendiri
  3. GPS : Global Positioning System, merupakan system navigasi berbasis satelit yang dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika, Jumlahnya sudah ribuan dan tergantung dari kegunaan masing masing dari satelit tersebut, secara singkat GPS ini dipakai untuk menunjukan posisi dari alat yang kita pakai
  4. GLONAS : Global Navigation Satellite System (GLONASS) adalah sistem navigasi satelit yang dioperasikan dan digunakan oleh Rusia. Pada dasarnya GPS dan GLONAS sama sebagai alat navigasi atau pendeteksi posisi.
  5. SATELIT : Jumlah satelit yang terlihat pada device pengotrol yang jumlahnya menunjukkan berapa satelit yang melakukan kuncian pada drone yang berhubungan dengan system GPS
  6. IMU : Inertial measurement unit (IMU), adalah alat pengkukur dan penginformasi tentang kekuatan medan magnet mengatur posisi drone agar stabil, didalam IMU ini berisi accelerometers dan gyroscopes . IMU ini merupakan komponen utama dari drone, UAC . Informasi yang didapat IMU akan menginformasikan posisi drone. 
  7. CALIBRASI COMPAS: Kalibrasi kompas yang merupakan prosedur untuk safety setiap drone , prosedurnya memiliki cara masing masing, tujuannya untuk mendapatkan posisi yang benar sehingga drone bisa menyamakan pergerakan dari rc dan menjalankan perintah dengan benar seperti perintah RTH dll
  8. RTH : Return to Home , adalah feature di drone yang memungkinkan drone kembali ke pangkalan atau ke HOME yang telah di setting dari awal 
  9. PILOT DRONE : Orang yang mengedalikan drone dari jarak jauh disebut Pilot drone
  10. SAFETY PROSEDUR : Prosedur aman yang harus dilakukan sewaktu menerbangkan drone.
  11. FIRS PERSON VIEW (FPV) : Sudut pandang kamera yang bisa diubah sesuai keinginan biasa di drone terlihat seperti naik pesawat atau helicopter yang bisa di atur sesuai kebutuhan.
  12. RTF (Ready to fly) : Posisi dimana drone sudah siap untuk diterbangkan
  13. ESC (Electronic Speed Controller) : Alat yang digunakan sebagai pengatur kecepatan drone.
  14. FC (Flight controller ) : Adalah pengontrol dari drone untuk bisa bergerak sesuai dengan perintah.
  15. VPS : Vision positioning system adalah sistem sensor untuk mengukur ketinggian atau posisi dari drone tersebut
  16. FPV (First person view): Pandangan dari pilot adalah feature yang memperlihatkan kita sebagai pilot melihatnya langsung atau sudut pandang orang pertama. Biasa feature ini dipakai dengan google / kacamata khusus untuk melihat secara langsung.

 

BAGIAN DARI DRONE

  1. PROPELLER / Prop : Adalah baling baling yang dipakai untuk memberikan daya angkat pada drone, pengendali arah, dan penyeimbang, jumlah dari propeller tersebut bervariasi ada yang yang jumlahnya 2, 3, 4, 8 dan seterusnya
  2. RC : Remote contorol yang dipakai untuk menggerakkan drone dari jarak jauh biasa di drone RC ini dipasangkan dengan device seperti smartpone, tablet , komputer yang dipakai untuk visualisasi dari drone itu sendiri dan memantau pergerakannya dari jarak jauh
  3. GIMBAL : Adalah sistem penyeimbang dari camera, juga sebagai penghubung antara drone dan camera bentuknya masing masing berbeda tetapi memiliki kegunaan yang sama yaitu membuat stabil pengambilan foto atau video dengan menggunakan drone sehingga guncangan dari drone, dan angin tidak membuat foto menjadi goyang atau blur.
  4. CAMERA : camera yang dipakai untuk menampilkan image yang dipakai untuk melihat, memotret, melakukan recording video
  5. LANDING SKID: kaki drone yang dipakai untuk melakukan pendaratan, bentuknya bermacam macam dan terkadang bisa digerakan naik dan turun sesuai kebutuhan 
  6. SHOCK ABSORBER:  Peredam getaran yang dipakai di drone untuk membantu memberikan keseimbangan camera sehingga tetap lurus dan stabil, tidak semuanya drone memiliki  ini tetapi didalam gimbal sudah ada fungsi ini.
  7. ROTOR: dinamo pengerak dari propeller dan jumlahnya tergantung dari jenis drone itu sendiri, besaran rotornya juga tergantung dari besar kecilnya drone.

 

ARAH DAN GERAKAN DRONE 

 

  1. 3 AXIS : Drone dapat digerakan ke tiga titik sumbu , dengan drone quadcopter Drone dapat digerakan ke depan, kekiri keanan, dan berputar atau pada sumbu x , y , z atau sering disebut gerakan Pitch , Roll, Yaw.
  2. PITCH : Gerakan drone untuk maju dan mundur pergerakanya bisa dengan memajukan stik ke depan dan kebelakang sesuai dengan setting rc yang kita lakukan
  3. ROLL  : Gerakan drone untuk kekanan atau kekiri pergerakannya bisa dnegan mengerakan kekanan dan kekiri dari rc yang ada.
  4. YAW : Gerakan drone untuk berputar dari kiri atau dari kanan dan pergerakannya juga dikendalikan dengan RC yang sama gerakannya dengan roll tetapi beda stik.
  5. THROTTLE :  Pengendali dari motor / rotor dari drone tersebut bisa juga disebut stik , biasa kita sebutnya throttle down artinya drone diarahkan kebawah. Naik menggunakan throttle up (arahkan stik ketas)
  6. AUTO TAKE OFF & LANDING  : Drone bisa diterbangkan secara langsung hanya dengan memencet tombol dan drone akan take off secara automatic begitu pula dengan landingnya 
  7. HOVERING : Posisi drone dalam keadaan melayang diudara yang biasa dipakai untuk checking drone.
  8. TRIM : Tombol atau dial yang dipakai untuk menyeimbangkan dan menjaga kestabilan drone, biasa dipakai di heli rc sedangkan di drone sudah diatur oleh IMU yang melakukan checking sehingga drone tetap stabil di udara.
  9. ALERION : Adalah istilah untuk mengerakan stik kekanan atau kekiri sama dengan roll bisa juga disebut ALERION adalah melakukan test kekanan dan kekiri
  10. ELEVATOR : Adalah istilah untuk mengerakan stik ke depan dan kebelang atau sama dengan pitch contol bisa juga disebut elevator adalah gerakan melakukan test maju kedepan dan kebelakang
  11. FIGURE 8 : Drone terbang membentuk arah atau bentuk angka 8

 

MODE 

 

DJI MODE
(mode di drone bermerk dji)

  1. P-MODE : Position mode, mode dimana GPS dari drone melakukan kuncian ke drone sehingga drone bisa bergerak sesuai dengan perintah, tidak terkendala oleh angin, jarak dari tanah.
  2. A- MODE : ATTITUDE Mode . Altitude mode dimana drone hanya mengunci jarak ketinggian dari drone tetapi pergerakan kekanan kiri terpengaruh oleh angin , mode ini dipakai jika mode P tidak berfungsi
  3. F -MODE: Feature mode , mode yang ada di drone dimana terdapat fungsi fungsi otomatis / auto pilot yang diberikan oleh DJI tersebut seperti mode POI, Follow me, HOME lock dll
  4. S – MODE: Sport mode yang memungkinkan drone bisa terbang melebihi dari kecepatan yang ada atau dipakai pada posisi P mode , jadi dengan menggunakan S-mode kecepatan drone bisa ditambah
  5. Altitude : Ketinggian dari drone biasa digunakan satuan meter dan feet MODE UMUM

 

CAMERA DAN VIDEO

 

  1. FOV (FIELD OF VIEW) : Sudut pandang dari camera drone , berapa luaskah dan dihitung dalam derajat contoh FOV 94 derajat artinya lensa camera bisa mencover sekitar 94 derajat
  2. LIVE VIEW : Feature yang memungkinkan apa yang dilihat oleh drone bisa terlihat langsung dan dilihat oleh orang banyak dengan media seperti tv , youtube, facebook, dll
  3. f stop: Besaran bukaan lensa yang dimiliki oleh camera
  4. Shutter speed: Kecepatan yang bisa digunakan untuk memotret dan mengambil video
  5. ISO: tingkat sensifitas dari sensor yang diukur dengan ISO 100 – 3200 tergantung dengan jenis drone dan cameranya
  6. Burst shooting: Feature camera yang memungkinkan camera untuk memtoret lebih dari satu kali foto yang dihitung dengan per second seperti 6/s , artinya 6 frame yang bisa diambil dalam satu detik
  7. AEB : Auto Exposure brackting feature dari camera yang memungkinkan memotret dengan perbedaan exposure yaitu gelap , terang, correct / benar

 

JENIS JENIS DRONE 

DRONE / UAV  adalah pesawat tanpa awak yang dalam hal ini dibagi menjadi berapa banyak baling baling yang mengerakkannya jadi bisa disebut sebagai berikut

  1. 2 copter : baling balingnya berjumlah dua
  2. 3 copter / tricopter : baling balingnya berjumlah  tiga
  3. 4 copter / quadcopter : baling balingnya ada 4
  4. 6 copter / Hexa copter : baling balingnya ada 6
  5. 8 copter / Octa copter : baling baling drone ada 8

 

ISTILAH DRONE LAINNYA

  1. LAUNCHING PAD : Landasan buat drone untuk terbang seperti landasan helicopter tetapi bentuknya kecil
  2. PESAWAT LATIH: Pesawat / DRONE  yang digunakan untuk melakukan training, biasa sudah di setting lebih aman dan mudah dikendalikan oleh pilot yang baru
  • NO FLY ZONE: Drone tidak diperbolehkan terbang disini , dan sudah di proteksi sehingga mesinpun tidak akan hidup
  • RESTRICTED ALTITUDE FLIGHT ZONE: Drone hanya diperbolehkan terbang dalam ketinggian tertentu
  • WARNING ZONE: Biasa akan muncul jika kita mendekati daerah restricted atau no fly zone
  • FREE ZONE: daerah bebas terbang , terbang dengan kondisi aman juga tentunya



Itulah tadi beberapa istilah , pengertian , dan jenis-jenis drone yang semoga bermanfaat buat Sahabat DOSS. 

 sumber : www.herrytjiang.com

 

Kunjungi web kita https://doss.co.id/  atau juga instagram kita disini https://www.instagram.com/doss.id/. Doss juga tersedia di blibli https://www.blibli.com/doss. tokopedia https://www.tokopedia.com/doss. bukalapak https://www.bukalapak.com/doss

 

 

Leave a Comment