Hacks and Tricks Sederhana untuk Fotografer

Posted by Wahyono 29/11/2016 0 Comment(s)

Photo Credit: yanphoto.com

 

Sebagai seorang fotografer, Sahabat Fotografi dituntut untuk menjadi sekreatif mungkin agar bisa menghasilkan jepretan foto yang oke. Kabar baiknya, melakukan hal tersebut tidak selamanya membutuhkan budget yang mahal. Melalui beberapa hacks and trick sederhana di bawah ini, Sahabat Fotografi bisa menghasilkan berbagai foto dengan kualitas yang diinginkan.

 

Menciptakan Bokeh dengan Manipulasi Lensa

 

Photo Credit: eirikso.com

 

Bokeh adalah area yang berada di luar fokus utama objek dalam foto. Adanya bokeh bisa membuat foto yang dihasilkan menjadi terlihat lebih dramatis. Umumnya, bokeh berbentuk bulat dan terbentuk saat ada secercah cahaya. Namun, Sahabat Fotografi bisa menciptakan bokeh dengan memanipulasi lensa kamera. Sahabat Fotografi bahkan bisa membentuk berbagai pola dari karton. Caranya, buatlah tutup lensa kamera dari karton berwarna hitam. Setelah itu, buatlah pola dengan bentuk sesuai keinginanmu. Apabila sudah, pasang tutupnya pada kamera dan segera ambil gambar dari objek tertentu.

 

Memanfaatkan Timer Kamera untuk Foto Stabil

 

Photo Credit: dummies.com

 

Mendapatkan hasil foto yang stabil merupakan hal yang cukup menantang, terlebih jika Sahabat Fotografi tidak memiliki perangkat khusus untuk menstabilkan kamera. Lalu, ketika Sahabat Fotografi menekan tombol kamera, perangkat tersebut biasanya akan sedikit bergerak sehingga membuat foto tidak memiliki hasil yang tajam. Tidak perlu khawatir, banyak cara yang bisa Sahabat Fotografi lakukan untuk mengatasinya. Salah satunya dengan memanfaatkan fitur timer pada kamera. Dengan begitu, Sahabat Fotografi memiliki sedikit waktu untuk menstabilkan kamera setelah menekan tombol shutter. Foto yang dihasilkan pasti akan terlihat lebih tajam dan stabil.

 

Menghasilkan Foto Vintage dengan Plastik

 

Photo Credit: petapixel.com

 

Sahabat Fotografi suka dengan foto-foto bernuansa vintage? Umumnya, foto berefek vintage dihasilkan dengan melakukan pada komputer. Namun, kini Sahabat Fotografi bisa menghasilkan foto vintage hanya dengan menggunakan plastik. Sobek kantong plastik menggunakan tangan, lalu pasang pada lensa kamera. Jangan menyobek menggunakan gunting agar efek vintage-nya lebih terasa. Pastikan pula agar plastik yang dipasang tidak terlalu menutupi lensa dan foto yang Sahabat Fotografi hasilkan justru menjadi buram dan blur.

 

Baca Juga

 

Tips Food Fotografi untuk Pemula

Tips Mengambil Foto Terbaik Menggunakan Kamera Polaroid

Trik Mudah Membersihkan Sensor Kamera dari Debu

 

Kertas Putih untuk Jepretan Macro yang Maksimal

 

Photo Credit: amazon.com

 

Jepretan macro bisa membuat hasil foto terlihat lebih detail. Itulah mengapa jepretan macro kerap digunakan untuk memotret benda-benda kecil. Selain pengaturan kamera yang tepat, Sahabat Fotografi bisa menggunakan kertas putih untuk memaksimalkan hasil jepretan. Caranya, tempelkan kertas putih pada jendela, lalu gunakan bidang tersebut sebagai latar pemotretan. Agar hasilnya lebih maksimal, atur kamera pada mode f.8 ISO 100 dan single point AF. Sebaiknya Sahabat Fotografi juga melakukan pemotretan pada siang hari agar mendapat cahaya alami yang bisa membuat hasil foto terlihat lebih fokus dan detail.

 

Stabilkan Kamera Menggunakan Bola Tenis

 

Photo Credit: lifehacker.com

 

Sudah memanfaatkan fitur timer, tetapi foto yang dihasilkan masih terlihat blur? Sahabat Fotografi bisa menggunakan bola tenis untuk menstabilkan kamera. Caranya sangat mudah, Sahabat Fotografi cukup meletakkan bola tenis di bawah kamera yang sudah dipasangi sekrup kecil. Berat dari bola tenis akan menjaga kamera jauh lebih stabil. Kabar baiknya lagi, bola tenis memiliki ukuran yang kecil sehingga Sahabat Fotografi bisa menyimpan dan membawanya ke mana-mana dengan lebih mudah apabila dibandingkan dengan tripod.

 

Semoga kelima tips dan trik di atas bisa membantu Sahabat Fotografi untuk menghasilkan jepretan berkualitas tinggi. Bagaimana menurut Sahabat Fotografi? Tidak susah untuk diterapkan, bukan?

Tags: DOSSTutorial

Leave a Comment