Deretan Lensa Terbaik Sony Untuk Semua Genre Fotografi. Kamu Pilih yang Mana?

Apakah Sahabat DOSS baru saja membeli kamera Sony pertama kalian? Atau mungkin kamu sudah memilikinya tetapi ingin memperdalam ilmu fotografimu di luar lensa kit?

Semua bisa dikabulkan karena ekosistem mirrorless Sony adalah sistem yang serbaguna dan mumpuni, yang menawarkan hal-hal luar biasa untuk semua orang dengan kebutuhannya masing-masing.

Kamera mirrorless Sony memiliki kisaran harga dan fitur yang luas, umumnya menawarkan sesuatu untuk setiap level fotografer, dan juga mampu untuk hampir semua jenis genre fotografi, baik itu fotografi lanskap, potret, olahraga dan satwa liar, atau bahkan astrofotografi. Namun, kunci untuk mengambil foto (atau video) menakjubkan dari subjek yang diinginkan adalah mendapatkan lensa yang tepat untuk pemotretan tersebut. Meskipun lensa kit milikmu mungkin cukup bagus, tetapi investasi kecil pada lensa tambahan dapat secara dramatis meningkatkan fleksibilitas dan kreativitas kamera kualitas foto.

 

Jadi lensa apa yang harus dimiliki?


Jawabannya melibatkan beberapa faktor. Sama seperti produsen kamera dan lensa lainnya, Sony membuat berbagai macam lensa dengan tingkat kualitas dan harga yang berbeda. Ada dua pertimbangan yang sangat penting. Yang pertama adalah jenis gambar apa yang ingin kamu buat. Saat mencari "Lensa Terbaik", mungkin tergoda atau mudah untuk melihat ke daftar dan memilih yang paling mahal. Kemungkinannya, yang kamu akan dapatkan adalah lensa yang fantastis. Sejujurnya, lensa mahal seringkali juga sangat bagus. Tapi, kebanyakan dari kita harus membatasi anggaran kita. Karena itu, kami mencoba untuk mengingat harga saat membuat rekomendasi lensa.

Lalu lensa apa yang harus dibeli yang sesuai dengan kebutuhan fotografi Sahabat DOSS? Simak ulasan singkat berikut ini.

 

1. Fotografi Lanskap


a. Pilihan Utama: Sigma 14-24mm F/2.8 DG DN Art


Saat merekomendasikan lensa lanskap untuk kamera mirrorless Sony, ada beberapa opsi yang perlu dipertimbangkan, mulai dari lensa kisaran ultra lebar 12-24mm hingga 24-70mm yang lebih fleksibel. Pilihan utama di sini yang menawarkan fleksibilitas zoom ultra lebar hingga lebar klasik, kualitas gambar tinggi, dan nilai yang solid adalah Sigma 14-24mm F/2.8 DG DN Art. Lensa ini memiliki kualitas yang diakui kehebatannya, bahkan pada versi DSLR-nya yang lama.

 

b. Pilihan Alternatif: Sony FE 12-24mm F/4 G


Jika anggaran mencukupi atau sedang menginginkan lensa lanskap merek Sony, Maka ada beberapa opsi yang dapat dipertimbangkan. Pilihan paling baik di sini adalah Sony FE 12-24mm F/4 G. Lensa ini menawaarkan kualitas gambar yang fantastis dan kualitas build yang kokoh, Sony 12-24mm F/4 G sangat tajam dan sangat lebar; lebih lebar dari lensa Sigma maksimum 14mm. Desain aperture F/4 juga membantu menjaga ukuran dan bobot tetap rendah. Untuk fotografi lanskap, Kita juga sering memotret dengan kedalaman bidang yang dalam, jadi memiliki aperture yang lebih cerah tidak selalu diperlukan.

 

c. Pilihan Alternatif: Sony FE 12-24mm F/2.8 GM


Jika bersedia mengeluarkan anggara yang lebih besar, Sony FE 12-24 F/2.8 GM adalah lensa sudut ultra lebar terbaik untuk mirrorless Sony. Bagian dari lini G Master ini adalah lensa terbaik dengan performa oprik yang fantastis. Lensa ini dapat terbuka sangat lebar dan memiliki penanganan Chromatic Abberation dan flare yang sangat baik. Kecepatan AF-nya juga cepat dan kualitas build yang sangat bagus, ditambah apertur F/2.8 memberikan dukungan untuk pemotretan cahaya rendah.

 

2. Fotografi Perjalanan & Street 


a. Pilihan Full Frame: Sony FE 24-105mm F/4 G


Sulit untuk mengabaikan keserbagunaan lensa Sony FE 24-105mm F/4 G. Ada alasan mengapa lensa ini sering dipasangkan dengan kamera full-frame; mereka sangat serbaguna baik untuk lanskap, portrait dan, tentu saja, perjalanan (travel) dan street photography. Sony FE 24-105mm F/4 G OSS tidak terkecuali. Lensa zoom wide-to-tele all-in-one ini adalah pilihan fantastis bagi fotografer yang mencari pengaturan lensa tunggal untuk pemotretan sehari-hari. Ulasan para pengguna lensa ini sendiri secara rata-rata mengatakan jika lensa ini memiliki kualitas gambar, ketajaman, dan keserbagunaannya. Sayangnya, desain F/4 tidak bagus untuk cahaya redup, tetapi dengan kamera Sony modern, kinerja ISO tinggi sangat fantastis, ditambah lensa 24-105mm memiliki stabilisasi gambar (seperti kebanyakan kamera mirrorless Sony).

 

b. Crop Frame: Sony E 16-70mm F/4 Zeiss

 

Untuk fotografer crop-sensor, Sony juga membantu juga memfasilitasi-mu. Sony E 16-70mm F/4 Zeiss menawarkan 24-105mm-eq rentang zoom yang serupa, tetapi dalam faktor bentuk yang lebih ringkas dan ringan yang dirancang untuk kamera mirrorless Sony APS-C yang lebih kecil. Sony E 16-70mm F/4 Zeiss terbukti sebagai lensa yang sangat baik, dengan kualitas gambar yang sangat baik (bahkan ketika bidikan terbuka lebar), dan AF-nya sangat cepat. Lensanya juga berukuran sangat kecil, menjadikannya lensa walk-around yang sangat baik. 

 

3. Fotografi Portrait


a. Pilihan Utama (Full Frame): Sony FE 85mm F/1.8


Sony FE 85mm F/1.8 yang ringkas dan ringan mungkin bukan lensa prime 85mm paling terang atau paling mewah di pasaran untuk kamera mirrorless Sony, tetapi ini lebih dari sekadar menebusnya dalam keringkasannya, kualitas gambarnya yang sangat baik secara keseluruhan, dan harga yang terjangkau. Tentu ada lensa 85mm yang lebih cepat, tetapi aperture maksimum FE 85mm F/1.8 cukup terang untuk skenario cahaya rendah dan masih memberikan isolasi subjek yang cukup dan keburaman latar belakang yang menyenangkan. Selain itu, meskipun bukan lensa G-series atau G Master kelas profesional, lensa kecil ini dan tetap dilengkapi dengan konstruksi tahan debu dan kelembapan.

 

b. Pilihan Alternatif: Sigma 85mm F/1.4 DG DN Art


Bagi yang menginginkan saah satu lensa prime 85mm, pilihan terbaik untuk kamera Sony adalah Sigma 85mm F/1.4 DG DN Art yang baru-baru ini didesain ulang. Ini adalah pilihan yang benar-benar luar biasa. Sony memang menawarkan lensa 85mm F/1.8 GM kelas profesional, namun Sigma prime ini jauh lebih ringan, ultra terang, dan lebih murah. Meski begitu Sigma tetap mampu menangkap gambar yang luar biasa dan kualitas build yang kokoh. Lensa ini adalah hasil peningkatan dari lensa DSLR Sigma 85mm F/1.4 HSM Art yang dirilis beberapa tahun lalu. Namun desain ulang ini diperuntukkan bagi kamera mirrorless Sony E Mount dan L Mount, dengan memanfaatkan formula optik terbaru dan sistem AF baru yang ditenagai oleh motor stepper.

 

Baca juga:

Ada 17 Jenis Fotografi Pilihlah Niche Mana Yang Cocok Untukmu?

10 Lensa DSLR Terbaik Untuk Semua Kamera

5 Tips Jitu Fotografi Sepakbola Supaya Hasil Gambar Jadi Memukau

 

4. Fotografi Olahraga


a. Pilihan Utama (Full Frame): Tamron 70-180mm F/2.8 Di III VXD


Meskipun secara teknis bukan ini bukan lensa 70-200mm, lensa zoom Tamron 70-180mm F/2.8 Di III terbaru ini adalah pilihan yang solid untuk lensa zoom telefoto untuk pengaplikasian fotografi olahraga. Lensa ini sedikit lebih pendek dalam jangkauan telefoto dengan panjang fokus maksimum 180mm, tetapi menawarkan aperture F/2.8 untuk kemampuan rana cepat, cahaya rendah dan isolasi subjek yang baik. Selain itu, bobotnya jauh lebih ringan daripada lensa lensa Sony FE 70-200mm F/2.8 GM.

Kualitas gambarnya sangat baik bahkan terbuka lebar di kedua ujung rentang zoom, dan bobotnya yang ringan benar-benar membuat zoom Tamron menyenangkan untuk digunakan dalam jangka waktu yang lama. Plus, jika kamu menggunakan Sony APS-C, lensa ini juga bekerja sangat baik dengan kamera yang lebih kecil dibandingkan dengan opsi telefoto yang lebih panjang dan lebih berat. Secara keseluruhan, dengan kualitas gambar yang sangat baik, kinerja AF yang cepat, konstruksi yang ringkas, dan titik harga yang fantastis, maka tidak mengherankan bahwa Tamron 70-180mm f/2.8 Di III VXD mendapat gelar Lens of the Year dari situs Imaging Resource untuk tahun 2020 sebagai Lensa Zoom Telefoto Teristimewa. Ini adalah zoom telefoto yang sangat baik untuk fotografer olahraga Sony.

 

b. Pilihan Alternatif: Sony FE 70-200mm F/2.8 GM


Jika anggaran untuk lensa tele zoom tidak terbatas dan menginginkan lensa kelas profesional untuk fotografi olahraga, maka Sony FE 70-200mm F/2.8 GM adalah pilihan yanh tepat. Lensa zoom mid-telephoto andalan Sony ini mampu menampilkan kualitas gambar yang fantastis, autofokus yang cepat, dan konstruksi yang kokoh dan tahan lama. Lensa ini memang cukup mahal, tetapi lensa ini sangat baik dalam menampilkan warna dan baik dalam sisi keserbagunaannya. Nilai plusnya, lensa ini siap dipasangkan dengan telekonverter untuk jangkauan yang lebih jauh.

 

5. Fotografi Satwa Liar


a. Pilihan Utama (Full Frame): Sony FE 200-600mm F/5.6-6.3 G OSS


Meskipun tubuhnya besar dan agak panjang, lensa Sony FE 200-600mm F/5.6-6.3 G OSS luar biasa ringkas dan ringan dengan rentang panjang fokus yang lebar dan serbaguna, stabilisasi gambar optiktelah terpasang, dan format gambar full-frame. . Lensa zoom supertelefoto seri G ini menawarkan fotografer alam liar rentang zoom yang fantastis untuk semua jenis petualangan fotografi luar ruangan. Selain itu, kamera ini memberikan rentang panjang fokus 400-600mm yang sangat membantu saat memotret subjek kecil atau jauh, seperti burung. Yang lebih baik adalah bahwa meskipun penampilannya sebagai lensa berorientasi profesional, label harganya berada dalam kisaran fotografer pehobi yang cukup terjangkau.

Kualitas gambar dari lensa super-zoom ini luar biasa, menawarkan kinerja yang sangat tajam di seluruh rentang zoom. Desain aperture yang lebih sempit dan bervariasi membantu mempertahankan ukuran lensa yang lebih kecil tetapi dengan mengorbankan kinerja cahaya rendah. Karena itu, kamera Sony modern bekerja sangat baik dengan ISO tinggi, jadi aperture yang lebih redup mungkin merupakan pengorbanan yang sebagian besar akan diabaikan. Kualitas pembuatannya juga luar biasa, dengan konstruksi tahan cuaca yang kokoh, dan desain zoom internal menjaga keseimbangan lensa dan menghindari zoom creep yang sering kita lihat dengan lensa zoom panjang yang memanjang. 

 

6. Fotografi Makro


a. Pilihan Utama: Sony FE 50mm F/2.8 Macro


Sony FE 50mm F/2.8 Macro yang ringkas dan sederhana memberikan kinerja makro close-up yang sangat baik tanpa membebani atau menghabiskan uang terlalu banyak. Panjang fokus lensa Makro FE 50mm agak pendek seperti kebanyakan lensa makro. Ini memungkinkan kamu memiliki lebih banyak jarak kerja antara kita dan subjek. Namun demikian, lensa Makro FE 50mm F/2.8 masih menawarkan kemampuan makro 1:1 penuh, dan panjang fokus 50mm memungkinkan lensa bekerja dengan baik untuk penggunaan fotografi sehari-hari juga. Lensa ini memiliki ketajaman yang luar biasa, kinerja pemfokusan jarak dekat yang baik, dan harga yang terjangkau. Secara keseluruhan, lensa ini luar biasa baik untuk kita yang baru memasuki dunia fotografi makro.

 

b. Pilihan Alternatif: Sony FE 90mm F/2.8 Macro G


Sony FE 90mm f/2.8 Macro G sangatlah tajam, memiliki bentuk yang kokoh, sudah dibekali stabilisasi gambar optik, dan terlepas dari sebutan 'Macro', lensa ini menawarkan kecepatan AF yang sangat cepat. Meski harganya cukup mahal, lensa ini menawarkan kinerja kualitas gambar yang fantastis. Lensa ini menawarkan pembesaran 1:1 secara penuh, serta panjang fokus 90mm dengan jakar kerja yang bagus dengan subjek close-up. Selain itu, panjang fokus yang dikombinasikan dengan kecepatan AF yang cepat dan aperture yang cerah menjadikan lensa makro 90mm sebagai optik serbaguna untuk potret dan aplikasi telefoto menengah lainnya.

 

7. Astrofotografi


a. Pilihan Utama (Full Frame): Sony FE 20mm F/1.8 G


Sony FE 20mm F/1.8 G yang ringkas memenuhi kedua persyaratan utama untuk lensa astrofotografi yang solid: ultra lebar dan ultra terang. Fokus 20mm menawarkan perspektif ultra lebar yang fantastis untuk pemandangan yang luas, dan apertur F/1.8 memungkinkan potensi pengumpulan cahaya yang luar biasa. Lensa tidak selebar beberapa lensa ultra lebar lainnya dalam kisaran 12-14mm, atau seterang lensa F/1.4, tetapi kedua faktor ini membantu menjaga ukuran dan berat serta harga yang terjangkau. Lensa ini memiliki kinerja kualitas gambar tajam lensa, AF cepat, ukuran kecil dan kontrol yang baik atas chromatic abberation, sejenis distorsi optik yang dapat terjadi pada titik sumber cahaya, seperti bintang. Lensa dengan aberasi yang rendah merupakan kualitas penting untuk dipertimbangkan saat mencari lensa astrofotografi.

 

b. Pilihan Alternatif: Sony FE 14mm F/1.8 GM

 

Sony FE 14mm F/1.8 GM memiliki area ketajaman yang stabil di bagian tengah yang cukup konsisten di seluruh rentang apertur hanya dengan sedikit penurunan di ujung F/16. Secara umum, lensa memiliki performa sudut-ke-sudut (edge-to-edge) terbaik di sekitar F/8 hingga F/11. Meskipun demikian, secara keseluruhan, ketajaman tidak pernah menjadi masalah pada lensa ini. Pinggiran warna dan chromatic aberration juga dikelola dengan cukup mengesankan.

Oleh Admin - DOSS Camera & Gadget
August 18, 2021
0 Komentar
Belum ada komentar