Fujifilm kembali mencetak sejarah di dunia perfilman profesional. Fujifilm GFX Eterna 55, kamera sinema digital pertama Fujifilm yang benar-benar dirancang khusus untuk filmmaker, kini resmi mendapatkan sertifikasi IMAX. Ini bukan pencapaian sembarangan, karena IMAX hanya mengakui kamera dengan standar kualitas gambar yang sangat tinggi.
Dengan sertifikasi ini, GFX Eterna 55 masuk ke dalam jajaran kamera yang bisa digunakan untuk produksi film Filmed for IMAX, sebuah program eksklusif yang memastikan film mampu memaksimalkan pengalaman sinematik IMAX secara penuh.
Kenapa Sertifikasi IMAX Itu Penting?
IMAX punya standar ketat dalam memilih kamera. Bukan cuma soal resolusi tinggi, tapi juga:
-
Dynamic range
-
akurasi warna
-
noise performance
-
sensor readout
-
serta kemampuan merekam dalam Expanded Aspect Ratio khas IMAX
Berbeda dari format widescreen bioskop biasa (2.39:1), IMAX menggunakan rasio gambar yang lebih tinggi seperti 1.9:1, bahkan 1.43:1 untuk pengalaman visual yang lebih imersif.
Sensor Besar Jadi Kunci Utama
Salah satu alasan utama GFX Eterna 55 lolos sertifikasi IMAX adalah sensor medium format 4:3 berukuran besar. Kamera ini menggunakan sensor CMOS hasil kustomisasi dari sensor 102MP yang juga dipakai di GFX100 II dan GFX100S II.
![]()
photo: fujifilm - Photo-©-John-Blackwood
📐 Ukuran sensor:
43.8 x 33.9 mm
Yang menarik, kamera ini mampu merekam Open Gate video dengan area vertikal aktif hingga 32.71 mm, memberikan fleksibilitas luar biasa dalam memilih aspect ratio, framing, dan workflow lensa — baik anamorphic maupun spherical.
Bagi sinematografer, ini berarti:
-
framing lebih leluasa
-
fleksibel untuk format bioskop, IMAX, hingga streaming
-
ideal untuk produksi berskala besar
Dirancang Khusus untuk Dunia Sinema
Tidak hanya mengandalkan sensor besar, GFX Eterna 55 juga hadir dengan desain dan fitur khas kamera sinema profesional, seperti:
-
Body bergaya cinema dengan koneksi standar industri
-
GF Mount yang adaptif untuk berbagai lensa
-
Electronic Variable ND internal tanpa efek visual stepping
-
F-Log2 C, profil warna logaritmik andalan Fujifilm
-
10 Film Simulation 3D LUT terbaru
-
20 mode Film Simulation internal
Menariknya, 10 LUT terbaru tersebut juga akan tersedia bagi pengguna kamera Fujifilm lainnya, tidak eksklusif untuk Eterna 55 saja.
![]()
photo: fujifilm - Photo-©-Michael-Bulbenko-
Dukungan IMAX dan Fujifilm
IMAX menyambut kehadiran GFX Eterna 55 sebagai tambahan penting dalam ekosistem kamera mereka.
Menurut Jonathan Fischer, Chief Content Officer IMAX, kehadiran kamera ini membuka lebih banyak pilihan bagi sutradara dan sinematografer untuk menciptakan visual berskala epik yang benar-benar dirancang untuk layar IMAX.
Sementara itu, Fujifilm menegaskan komitmennya terhadap pengalaman menonton di bioskop. GFX Eterna 55 diposisikan sebagai kamera yang menjembatani mimpi filmmaker untuk menciptakan film dengan skala besar, detail tinggi, dan emosi yang kuat di layar lebar.
Harga dan Ketersediaan
Fujifilm GFX Eterna 55 punya kisaran harga USD 16.499,95
Untuk kamera sinema dengan sensor medium format besar dan sertifikasi IMAX, harga ini tergolong kompetitif di kelas profesional.
Dengan sertifikasi IMAX, sensor medium format raksasa, dan workflow yang dirancang khusus untuk produksi film kelas atas, Fujifilm GFX Eterna 55 bukan sekadar kamera baru — tapi langkah serius Fujifilm masuk ke dunia sinema global.
Buat filmmaker yang mengincar kualitas visual maksimal dan ingin karyanya tayang di layar IMAX, kamera ini jelas layak masuk radar.
Buat kamu yang tertarik bisa hubungi DOSS Customer Service via Chat Whatsapp

