Buat kamu yang mendambakan kualitas gambar kamera full-frame tapi males sama bodi kamera yang berat dan bikin pundak pegal, lini kamera mirrorless entry-level dari Canon pasti udah masuk dalam radar incaranmu.
Beberapa waktu lalu, Canon resmi mengumumkan penerus terbarunya yang paling ditunggu-tunggu: Canon EOS R8 Mark II Hadir sebagai upgrade signifikan dari generasi sebelumnya, kamera ini membawa satu fitur paling krusial yang dulu sempat diprotes banyak pengguna.
Kira-kira apa aja sih gebrakan baru di Canon EOS R8 Mark II ini? Yuk, kita bedah tuntas lewat ulasan santai berikut ini.
![]()
photo: petapixel
1. Game Changer: Akhirnya Punya In-Body Image Stabilization (IBIS)!
Keluhan terbesar dari pengguna EOS R8 generasi pertama dulu adalah absennya fitur stabilisasi di dalam bodi bodi kameranya (In-Body Image Stabilization atau IBIS). Nah, di versi Mark II ini, Canon akhirnya mendengarkan jeritan hati para fotografer dan videografer!
Nggak tanggung-tanggung, sistem IBIS baru di EOS R8 II ini diklaim punya kemampuan meredam guncangan hingga 7,5 stop di bagian tengah frame dan 7 stop di bagian tepi. Hebatnya lagi, Canon sukses menyematkan teknologi ini tanpa bikin kameranya kehilangan identitas sebagai kamera full-frame yang super ringan—bahkan dinobatkan sebagai kamera full-frame EOS paling ringan yang pernah punya IBIS.
Buat kamu yang suka handheld shooting di kondisi minim cahaya atau berjalan-jalan tanpa tripod, fitur ini bakal jadi penyelamat utama.

2. Desain Baru yang Lebih Tegas dan Ergonomis
Selain jeroan stabilization-nya yang naik kelas, tampilan fisik (styling) R8 Mark II juga mengalami perubahan total. Kalau versi lamanya punya garis desain yang cenderung mulus dan melengkung, R8 II hadir dengan bodi yang lebih angular, bersudut tajam, dan tegas. Tampilan barunya ini beda banget dan nggak ada duanya di jajaran lini EOS R Series Canon.
Secara dimensi, bodinya memang sedikit lebih besar dan berat dibanding pendahulunya (beratnya sekitar 546 gram sudah termasuk baterai dan kartu SD). Tapi tenang, ukurannya tetap sangat compact dan nyaman digenggam.
Buat kamu yang hobi pakai lensa-lensa telefoto atau lensa full-frame ukuran besar yang berat, Canon juga menyediakan aksesoris opsional baru bernama EG-E2 Extension Grip. Grip tambahan ini bikin pegangan tangan jadi jauh lebih mantap dan aman, lengkap dengan akses baterai bawah dan tripod thread.
3. Performa Ngebut & Autofokus AI yang Makin Pintar
Urusan dapur pacu, R8 Mark II dibekali sensor 24.2 Megapixel full-frame yang dipadu dengan prosesor DIGIC X andalan Canon. Kombinasi ini terbukti tangguh untuk menghasilkan foto tajam dengan dynamic range luas.
Sistem autofokusnya? Nggak usah diragukan lagi! Berkat teknologi Dual Pixel CMOS AF II dengan dukungan AI, kamera ini punya area cakupan fokus 100% yang lengket banget mengikuti subjek (baik manusia, hewan, maupun kendaraan).
Mau dipakai motret cepat? R8 II sanggup menghantam kecepatan hingga 40 frame per detik, lengkap dengan fitur pre-continuous shooting. Hebatnya lagi, kapasitas buffer-nya ditingkatkan sehingga kamu bisa merekam foto RAW berkelanjutan 30% lebih banyak dan foto JPEG 58% lebih banyak dibanding model lamanya.
4. Fitur Video Profesional yang Dimanjakan untuk Kreator Konten
Buat para content creator dan videografer independen, spesifikasi video di R8 Mark II ini bener-bener menggoda iman:
-
Resolusi 4K 60fps uncropped (hasil oversampling dari resolusi 6K yang super tajam).
-
Perekaman Full HD hingga 180fps untuk efek slow-motion yang dramatis.
-
Mode Slow and Fast yang kini punya posisi tombol putar (dial) khusus di bagian atas bodi agar lebih cepat diakses.
-
Kehadiran Canon C-Log3 buat kamu yang hobi color grading demi hasil video sinematik profesional.
5. Kontrol Fisik dan Ramah Pemula
Bagi pengguna tingkat lanjut, ada kabar gembira karena Canon menambahkan dedicated autofocus joystick di bagian belakang bodi. Kehadiran joystick ini bikin pemilihan titik fokus manual jadi jauh lebih cepat ketimbang cuma mengandalkan layar sentuh.
Tapi, buat pemula yang baru belajar fotografi, kamera ini tetap sangat ramah. Berkat mode Scene Intelligent Auto, Creative Assist, Creative Bracketing, hingga Color Filters, kamu bisa langsung mendapatkan foto berestetika tinggi tanpa harus pusing melakukan editing atau processing file RAW di komputer.
Harga dan Kapan Mulai Dijual?
Canon EOS R8 Mark II dijadwalkan mulai meluncur ke pasaran pada akhir Oktober 2026 mendatang dengan kisaran harga bodi saja di angka $1,899.
Kalau kamu mau langsung sepaket dengan lensa kit, tersedia juga bundling dengan lensa RF 24-50mm f/4.5-6.3 IS STM seharga $2,099, serta Extension Grip EG-E2 yang dijual terpisah seharga $99.99.
Apakah Layak Dibeli?
Dengan tambahan IBIS yang sangat diidam-idamkan, peningkatan buffer foto kontinu, bodi bergaya baru yang kokoh, serta kemampuan video 4K 60fps tanpa crop, Canon EOS R8 Mark II menjelma menjadi salah satu kamera full-frame paling seimbang di kelasnya. Kamera ini sangat worth it buat kamu yang mau naik kelas ke sensor full-frame tanpa harus merelakan portabilitas atau fitur video modern.
Kira-kira, fitur mana nih yang paling bikin kamu kepincut sama Canon EOS R8 Mark II ini?

