4 Tips Keren Skyline Photography, Simak Penjelasannya

4 tips Skyline Photography. Yuk simak.

Skyline Photography sering kali terlihat luar biasa , dan memotret skyline  adalah cara yang bagus untuk mempertahankan penampilan dan nuansa sebuah kota.

Namun demikian, membuat bidikan yang terbaik mencakup lebih dari sekadar mengarahkan kamera dan menekan tombol rana. Untuk mendapatkan gambar terbaik, Anda harus memperhatikan sudut pandang Anda, pengaturan kamera, waktu, dan banyak lagi.

Nah penulis akan memberikan 4 tips Skyline Photography. Yuk simak

Temukan titik pandang yang bagus

Jika Anda ingin membuat gambar yang menakjubkan dan benar-benar merangkum cakrawala kota, Anda harus memulai mengambil titik pandang yang berbeda. Soalnya, salah satu cara jitu untuk mengabadikan cakrawala kota adalah dengan meninggalkan kota itu sendiri.

Jika kota itu duduk di atas sungai, lompatlah ke seberang. Jika kota berada di lembah, lokasi yang lebih tinggi di sekitarnya. Anda juga dapat menemukan titik pandang fantastis lainnya di luar kota, seperti bukit, pulau, dan bahkan perahu, tetapi umumnya membutuhkan sedikit waktu perjalanan dan stamina fisik, plus Anda harus terus bergerak sampai menemukan tempat yang tepat. sudut pandang yang cukup jauh.

Gunakan fokus manual agar hasilnya lebih tajam

Coba gunakan fokus otomatis kamera Anda untuk mengunci sudut gedung tinggi. Kontras antara gedung yang gelap dan langit yang lebih cerah mungkin cukup untuk menggunakan sistem AF, bahkan dalam cahaya redup.

Jika pendekatan itu gagal, alihkan lensa Anda ke fokus manual , lalu aktifkan mode Live View kamera Anda dan gunakan layar LCD untuk memperbesar sudut bangunan. Sesuaikan ring fokus hingga sudut bangunan terlihat tajam, lalu ambil bidikan Anda!

Dengan menggunakan teknik itu, Anda dapat yakin bahwa foto skyline photography Anda akan terlihat segar.

 

Baca juga:

Ada Etikanya, Street Photography Bukan Asal Jepret!

7 Rekomendasi Lensa Buat Street Photography, Kamu Mau yang Mana?

Cara Menggunakan Lampu Jalan Untuk Street Photography Malam Hari

 

Bidik saat blue hour

Fotografer suka memotret cakrawala kota selama golden hour tepat setelah matahari terbit dan sebelum matahari terbenam – dan untuk alasan yang bagus. Jam emas menyinari bangunan dengan cahaya hangat, menciptakan bayangan yang memukau, dan (tergantung posisi Anda) dapat menghasilkan siluet yang memesona.

Namun meskipun jam emas itu bagus, jangan abaikan waktu sebelum matahari terbit dan setelah matahari terbenam, yang dikenal sebagai blue hour .

Soalnya, selama ini, ada momen indah saat langit masih biru tapi lampu kota menyala. Memotret dalam kegelapan pekat menyulitkan untuk mendapatkan hasil yang baik

Pertimbangkanlah untuk ambil gambar panorama

Penulis sangat menyarankan untuk mencoba memotret cakrawala sebagai panorama , yang memungkinkan Anda merender pemandangan ultra lebar tanpa masalah. Panorama juga memungkinkan Anda menghindari penambahan terlalu banyak langit atau tanah.

Pastikan Anda memasang kamera ke tripod yang kokoh, lalu putar kepala tripod secara perlahan, ambil foto saat kamera Anda bergerak secara bertahap melintasi pemandangan. Saat Anda tiba di rumah, Anda dapat menggunakan program seperti Lightroom atau Photoshop untuk menyatukan gambar dan membuat bidikan akhir yang menakjubkan!

Semoga info tadi bisa bermanfaat buat Anda ya. Oiya Anda juga bisa order kamera dan lensa terbaik di DOSS dengan cara klik link di bawah ini dan dapatkan benefit menariknya.

Order kamera dan lensa sony

Order kamera dan lensa Canon

Order kamera dan lensa Fujifilm

Order kamera dan lensa Nikon

Order kamera dan lensa Lumix

https://telegram.me/dosscommunity

https://bit.ly/dossbali

https://bit.ly/dossbandung

https://bit.ly/dossjogja

https://bit.ly/dosskemang

https://bit.ly/dosssuperstorecideng

https://bit.ly/dossratuplaza

https://bit.ly/dossmakassar

Website DOSS: www.doss.co.id

Source: digitalphotographyschool.com

Oleh Admin - DOSS Camera & Gadget
January 14, 2023
KOMENTAR
1000 Karakter tersisa
0 Komentar
Belum ada komentar