News:Tips Menggunakan Lampu Flash Untuk Mencerahkan Foto Lanskap

Oleh Admin - DOSS Camera & Gadget
Aug 20, 2021
Tips Menggunakan Lampu Flash Untuk Mencerahkan Foto Lanskap

Kita mungkin seringkali mendengar jika fotografer portrait berbicara tentang kurang terangnya cahaya sekitar, kemudian mereka akan menggunakan lampu flash untuk menyorot subjeknya. Ini adalah teknik yang dapat menghasilkan potret dengan atmosfer yang luar biasa dengan langit yang cerah. Jadi, mengapa tidak menggunakan metode yang sama untuk membuat lanskap bidikan kita lebih menonjol? Dengan cara ini kita dapat mengurangi pencahayaan pemandangan untuk langit malam yang dramatis, lalu memilih bagian pemandangan dengan lampu kilat.

Terkadang masalahnya adalah subjek dalam foto lanskap cenderung lebih besar dibandingkan orang, yang berarti satu lampu kilat mungkin tidak cukup besar (atau cukup kuat) untuk menerangi semuanya. Tetapi untungnya kita tidak perlu membawa segudang lampu flash untuk itu. Salah satu keuntungan fotografi lanskap adalah, selain dari pergerakan awan atau dedaunan, pemandangan di depan kita cenderung tidak bergerak (sebagian besar). Jadi kita bisa menangkap pemandangan dalam beberapa eksposur, lalu menyatukan itu semua di proses editing.

Berkat cara itu kita dapat membuat satu lampu flash untuk melakukan banyak pekerjaan dengan menerangi pemandangan lanskap kita dari berbagai posisi melalui serangkaian bingkai. Ini tidak hanya berarti kita dapat menerangi subjek kita dari sudut manapun, tetapi juga memungkinkan kita untuk memilih bingkai di mana cahaya mengenai subjek dengan cara yang paling menyenangkan. Dengan demikian, ini akan terasa seperti melukis pemandangan siang hari dengan lampu flash, sepotong demi sepotong.

 

1. Kurangi Pencahayaan Ambient

 

 

Siapkan kamera pada tripod seperti biasa. Sebelum menyalakan lampu kilat, pertama-tama kami menentukan eksposur sekitar yang menghasilkan langit yang dramatis. Saat kita memotret ke matahari terbenam, ini membuat sebagian besar pemandangan kita ada pada bayangan yang dalam. Itu tiidak apa-apa, meskipun; kita dapat menggunakan flash untuk mengangkat area yang kita pilih.

 

2. Atur Daya Lampu Flash

 


Nyalakan lampu flash dan atur ke manual, lalu ambil bidikan percobaan untuk menemukan output yang tepat. Untuk mengatasi cahaya siang hari, kita membutuhkan lampu yang berada atau mendekati kekuatan penuh, terutama jika menggunakan modifier. Semakin dekat kita membawa flash, maka akan semakin kuat cahayanya. 

 

3. Lukis Pemandangan

 

 

Bergeraklah di sekitar subjek, tahan flash di berbagai posisi sambil menekan remote shutter untuk memicu kamera dan lampu flash. Tidak masalah jika kamu berada dalam bidikan, karena kamu dapat menghapusnya nanti. Lukis subjek dari semua sudut, dan juga terangi tanah di sekitarnya.

 

4. Coba Gunakan Gel

 

 

Akan sangat membantu jika kamu menganggap lampu flash milikmu sebagai pelengkap cahaya alami. Dalam contoh di atas telah memasang gel CTO (suhu warna oranye) di atas lampu flash, agar sesuai dengan kehangatan sinar matahari yang rendah. Dengan menerangi pemandangan dari samping dan belakang, ini sama dengan meniru arah sinar matahari

 

5. Matahari Palsu

 

 

Dengan menyertakan bohlam flash dalam bingkai, kita bisa mendapatkan sorotan terang dan suar atmosfer yang terlihat seperti matahari. Yang terbaik adalah mengoleskan lampu kilat dengan gel CTO hangat, dan akan lebih realistis jika lampu kilat menghadap bagian paling terang dari langit matahari terbenam sehingga tampak seolah-olah matahari tampak menembus pemandangan.

 

6. Coba Gunakan Modifier

 

 

Sebaiknya mainkan dengan modifier flash untuk melihat apakah cahaya keras atau lembut sesuai dengan komposisi. Sebuah modifier seperti payung atau softbox akan menyebar dan menyebarkan cahaya, memberikan kita bayangan yang lebih lembut. Kita bisa menggunakan payung putih untuk beberapa bidikan, lalu menembakkan flash kosong untuk bidikan lainnya.

 

7. Gabungkan dan Sejajarkan

 

 

Pada proses editing kita dapat menyorot gambar yang ingin digabungkan di Adobe Bridge, lalu buka Tools > Photoshop > Load Files into Photoshop Layers. Pergi ke panel Layers dan geser-klik antara atas dan bawah untuk menyorotnya. Pergi ke Edit > Auto-Align Layers, pilih Reposition dan tekan OK.

 

8. Mask & Reveal

 

 

Sembunyikan semua kecuali lapisan bawah, lalu buka dan sorot lapisan di atasnya. Tahan Alt dan klik ikon Add Mask di Layers Panel untuk menambahkan full black mask, lalu ambil brush tool. Pilih ujung kuas lembut dan cat dengan warna putih untuk mengungkapkan bagian lapisan tersembunyi yang ingin digunakan.

 

9. Padukan Cahaya

 


Lanjutkan mengerjakan layer (ubah urutannya jika perlu), tambahkan topeng dan lukis putih untuk ditonjolkan. Setelah selesai, buat layer baru di atas segalanya dan ambil alat Clone. Atur Sampel: All Layers kemudian gunakan alat ini untuk merapikan area yang berantakan untuk diselesaikan.

 

 

 

*Source

KOMENTAR
1000 Karakter tersisa
Komentar

Berita Terkait


Rekomendasi Berita


Tips Untuk Kamu