Bikin Foto Stage Photography Kamu Makin Keren Dengan Tips Berikut Ini

Bikin Foto Stage Photography Kamu Makin Keren Dengan Tips Berikut Ini

Ingin mencoba memasuki tahap baru dalam perjalanan fotografi Kamu? Nah Kamu bisa mencoba Stage Photography,yuk ikuti pembahasan berikut ini.

di mana Kamu bisa menangkap momen pemain di atas panggung di konser, drama, resital tari, peragaan busana dan banyak lagi yang lainnya.

Genre ini menggabungkan beberapa keterampilan fotografi studio, potret, dan bahkan fotografi olahraga. Saat cahaya sering redup dan aksinya cepat, Kamu akan ditantang untuk menangkap momen secara cepat, membuat bidikan yang tajam, dan perlu memahami kontrol kamera dengan sangat baik. Berikut ini adalah 6 tips Stage Photography dari Rick Ohnsman

Dapatkanlah Izin Terlebih Dahulu dan Jangan Mengganggu

Hal yang penting dan mendasar dalam Stage Photography adalah Kamu harus mendapatkan izin. Selain itu jika ingin memotret jangan sampai mengganggu para pemain dan para penonton. Resikonya adalah Kamu bisa diusir dan tidak diperkenankan untuk datang lagi alias terkena Blacklist. Masalah terbesarnya adalah bukan hanya Kamu saja yang dilarang datang tapi bisa juga fotografer lain.

Ambillah Peralatan yang Tepat

Dua tantangan terbesar dalam Stage Photography biasanya adalah:

  1. Jarak yang cukup dekat

  2. Memiliki cukup cahaya untuk memotret

Mengambil perlengkapan yang tepat dapat membantu Kamu dalam bekerja. Kamera yang menampilkan kinerja cahaya rendah yang kuat dengan noise minimal akan menjadi pilihan terbaik Kamu. Lensa f/2.8 yang cepat juga membuat perbedaan.

Kemungkinan Kamu akan mengambil kamera point-and-shoot tanpa lensa yang dapat diganti dan memotret dari mana pun, tergantung tempat duduk Kamu di teater atau panggung, tapi diusahakan duduk di barisan depan. Tidak ada yang salah dengan itu. Semoga kamera Kamu memiliki Optical Zoom yang baik dan tidak terlalu banyak Shutter Lag.

Gunakanlah Teknik Pengaturan Kamera yang Tepat

Pengaturan Kamera sangatlah penting di dalam genre Stage Photography untuk menciptakan karya yang bagus. Berikut ini ada beberapa pengaturan yang bisa digunakan.

  • Mode Prioritas Apertur – (Av pada Canon, A pada Nikon, bervariasi pada kamera lain.) Kamu biasanya menginginkan bukaan aperture selebar mungkin sambil tetap mendapatkan depth of field yang cukup.

  • ISO Otomatis – Biarkan ISO “mengambang” untuk menangani berbagai perubahan pencahayaan. Jika Kamu menemukan ISO Kamu cukup banyak tetap sama melalui kinerja, Kamu dapat mengaturnya di tempat itu, tetapi selalu berusaha untuk membuatnya serendah mungkin.

  • Dalam Prioritas Apertur, kecepatan rana Kamu juga akan mengambang. Kamu juga harus memperhatikan jumlah aksi di atas panggung, panjang fokus lensa yang Kamu gunakan, dan kecepatan yang diperlukan untuk membekukan aksi akan menentukan apa yang dapat diterima

  • Mode fokus – Ini sekali lagi akan tergantung pada jumlah tindakan yang Kamu hadapi. Jika aksinya lambat, fokus bidikan tunggal baik-baik saja. (Ingat untuk mematikan bip kunci fokus!). Jika Kamu harus melacak gerakan yang lebih cepat, pemfokusan berkelanjutan dapat banyak membantu.

Komposisi Adalah Kunci

Seperti semua fotografi, komposisi adalah raja. Gunakan praktik komposisi yang baik dan benar. ingat rule of thirds, leading lines, the rule of odds, dan sebagainya. Dan ingat untuk memeriksa batasan Kamu untuk elemen yang mengganggu. Perhatikan ekspresi wajah untuk menangkap emosi pemain. Jangan abaikan jepretan detail yang sangat ketat seperti sepatu penari balet “on pointe”, atau tangan gitaris rock yang benar-benar “mencabik-cabik senar gitarnya.”

Bekerja dengan Cahaya

Pencahayaan panggung bisa jadi rumit, terutama saat Kamu mencoba memotret dengan akurasi warna yang baik. Berbagai jenis pencahayaan akan memiliki suhu Kelvin yang berbeda. Salah satu Item yang tidak boleh dilewatkan adalah Memotret dalam format RAW! Ada banyak alasan mengapa Kamu harus memotret dalam format RAW

Memotret dalam format RAW berarti penyesuaian white balance dapat disimpan untuk kemudian diedit. Para expert di bidang Stage Photography biasanya membiarkan pengaturan White Balance pada Auto dan mengabaikannya saat memotret. Nanti saat mengedit, mereka bisa mengaturnya agar terlihat lebih baik.

Ketahui Acaranya dan Lakukanlah Riset

Seperti halnya fotografi aksi apa pun, mengetahui apa yang akan terjadi sebelumnya akan membantu Kamu mengantisipasi dan mendapatkan bidikan terbaik. Baca rundown acaranya, bicaralah dengan manajer panggung, ketahui plot dramanya, dan lakukan apa pun yang Kamu bisa untuk lebih mengetahui dan merencanakan bidikan Kamu. Setelah itu kamu harus riset lagi dan mencari-cari sumber yang baik supaya kamu mempunyai gambaran yang lebih mendetail dan hasil bidikan kamu menjadi lebih bagus.

Jadi kamu apakah sudah berminat dengan genre fotografi ini?Semoga tips ini bisa membantu Kamu dalam mencoba genre Stage Photography. Oiya untuk kamu yang sedang mencari kebutuhan Fotografi dan Videografi jangan lupa mampir dan belanja di DOSS ya. Karena cuman di DOSS kamu bisa dapatkan harga dan benefit terbaik

Oleh Admin - DOSS Camera & Gadget
September 10, 2021
KOMENTAR
1000 Karakter tersisa
0 Komentar
Belum ada komentar