Hand-Strap vs Neck-Strap, Mana yang Lebih Baik?

Posted by Wahyono 16/02/2017 0 Comment(s)

Photo credit: pexels.com

 

Agar kamera DSLR atau Mirrorles tidak jatuh ketika digunakan untuk memotret, beberapa dari Sahabat Fotografi mungkin ada yang menggunakan strap. Daripada bolak-balik mengeluarkan kamera ketika akan memotret objek dan memasukkannya kembali ketika selesai, menggunakan strap adalah solusi yang lebih praktis.  Ada dua macam strap untuk kamera, yakni neck strap dan hand strap. Masing-masing orang memiliki preferensi yang berbeda-beda sehingga keduanya banyak dipakai. Jika Sahabat Fotografi masih bingung memilih mana antara neck strap dan hand strap, yuk, lihat kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

 

Keunggulan Neck Strap

 

Photo credit: kaboompics.com

 

Menggunakan neck strap memudahkan Sahabat Fotografi mengganti lensa karena kamera berada di depan. Seorang fotografer biasanya menggonta-ganti lensa sesuai dengan objek yang akan dibidik. Neck strap juga lebih aman untuk kamera. Misalkan Sahabat Fotografi akan mengambil gambar objek dari atas menara menggunakan tripod, maka lakukan dengan neck strap dalam keadaan terpakai. Hal ini untuk menghindari terjadiya kamera jatuh dari ketinggian. Selain dari ketinggian, bisa saja ketika Sahabat Fotografi berjalan tanpa fokus memperhatikan arah depan, seseorang menabrak dan kamera pun jatuh. Sayang, kan? Neck strap akan menghindari kemungkinan ini.

 

Karena sudah digantungkan ke leher, maka Sahabat Fotografi bisa secara leluasa mengatur kamera menggunakan kedua tangan tanpa perlu fokus memegangi kamera agar tidak lepas dari genggaman. Dan yang paling penting, neck strap membuat kamera lebih aman dari pencurian. Pencuri akan berpikir dua kali jika ingin merampas kamera Sahabat Fotografi.

 

Kelemahan Neck Strap

 

Photo credit: cvp.com

 

Banyaknya keunggulan tersebut bukan berarti neck strap tidak memiliki kelemahan. Tentu saja ada. Ketika memotret objek, ada kemungkinan neck strap ini menghalangi lensa kamera sehingga ikut muncul pada hasil jepretan. Selain itu, ukurannya yang cukup lebar bisa membuat Sahabat Fotografi yang tidak terbiasa merasa risih. Dan karena berada di depan tubuh, maka bisa saja menghalangi Sahabat Fotografi untuk melakukan aktivitas lainnya.

 

Keunggulan Hand Strap

 

Photo credit: pacsafe.com

 

Bagi Sahabat Fotografi yang kurang menyukai neck strap, hand strap bisa dijadikan alternatif lainnya. Penggunaan hand strap lebih aman untuk kamera, daripada tidak memakainya sama sekali. Sama seperti neck strap, hand strap dapat melindungi kamera dari benturan. Dibanding neck strap, Sahabat Fotografi akan lebih mudah mengakses kamera dengan menggunakan hand strap. Selain itu, dengan hand strap, kamera lebih sedikit mengalami guncangan daripada digantungkan di leher.

 

Kelemahan Hand Strap

 

Photo credit: amazon.co.uk

 

Hand strap juga memiliki beberapa kelemahan. Karena terikat di tangan, maka ketika berjalan kamera akan berada di samping tubuh, bukan? Ini meningkatkan risiko kamera mengalami benturan dengan benda lain di depannya. Bisa saja jatuh meskipun sudah dililitkan ke tangan. Karena berada di tangan, ini akan menyulitkan ketika akan mengatur kamera karena Sahabat Fotografi juga harus fokus agar kamera tidak jatuh.

 

Dengan melihat penjelasan di atas, dapat kita simpulkan bahwa penggunaan neck strap lebih aman dibanding hand strap. Bagi Sahabat Fotografi yang tidak suka berjalan dengan kamera di depan sebaiknya memilih hand strap. Namun perlu juga diingat bahwa saat menggunakan hand strap Sahabat Fotografi harus lebih berhati-hati agar kamera terhindar dari benturan.

 

Dapatkan berbagai Strap Kamera Murah di DOSS Camera & Gadget

Klik di sini untuk katalog produknya

Tags: DOSSTips

Leave a Comment