Viltrox kembali membuat gebrakan besar di dunia sinematografi dengan meluncurkan NexusFocus F1, sistem autofocus pertama di dunia untuk lensa cinema manual PL-mount yang dapat digunakan pada kamera Sony E-mount. Inovasi ini menjadi jawaban atas kebutuhan filmmaker modern yang ingin memadukan karakter vintage lens dengan kenyamanan autofocus berbasis AI.
Selama puluhan tahun, lensa cinema manual dan sistem autofocus modern berjalan di jalur yang terpisah. NexusFocus F1 hadir untuk menjembatani jurang tersebut.
Apa Itu Viltrox NexusFocus F1?
Viltrox NexusFocus F1 adalah adapter PL-to-E mount pintar yang memungkinkan lensa cinema manual PL mendapatkan autofocus penuh di kamera Sony, termasuk fitur AI Subject Tracking, Face & Eye AF, hingga EXIF data recording.
Berbeda dari adapter konvensional, NexusFocus F1 tidak hanya meneruskan sinyal, tetapi secara fisik memutar ring fokus, aperture, dan zoom lensa manual menggunakan motor presisi yang dikontrol oleh sistem autofocus kamera Sony.
Cara Kerja NexusFocus F1
Sistem ini memanfaatkan Phase Detection Autofocus (PDAF) bawaan kamera Sony. Data fokus dari kamera diterjemahkan oleh NexusFocus F1 menjadi gerakan mekanis pada lensa manual.
Alur kerjanya sebagai berikut:
-
Adapter NexusFocus F1 dipasang ke kamera Sony E-mount
-
Lensa cinema PL dipasang ke adapter
-
Gear motor dipasang ke ring fokus (dan aperture/zoom jika tersedia)
-
Kamera mengirimkan data AF → NexusFocus F1 menerjemahkannya → motor menggerakkan ring lensa
Hasilnya, lensa manual berfungsi layaknya lensa autofocus native, namun tetap mempertahankan karakter optik aslinya.
Autofocus Tanpa LiDAR, Lebih Presisi
Berbeda dari beberapa sistem autofocus eksternal lain yang mengandalkan LiDAR, NexusFocus F1 sepenuhnya bergantung pada sistem AF Sony. Keuntungan pendekatan ini adalah:
-
❌ Tidak ada masalah parallax LiDAR
-
✅ Tracking lebih konsisten
-
✅ Akurasi lebih tinggi untuk subject bergerak
-
✅ Sinkron dengan AI Autofocus Sony
Artinya, semua fitur AF canggih Sony tetap bisa digunakan meski memakai lensa cinema manual.
Kontrol Fokus, Aperture, dan Zoom dari Kamera
NexusFocus F1 tersedia dalam beberapa konfigurasi motor:
-
Motor Fokus – autofocus penuh untuk lensa manual
-
Motor Aperture – kontrol bukaan via dial kamera
-
Motor Zoom – mengubah lensa zoom manual menjadi power zoom
Dengan motor zoom, pengguna bahkan bisa mengontrol zoom langsung dari zoom rocker di kamera Sony tertentu seperti Sony FX3.
Integrasi Aplikasi & Lens Profile
Untuk pengaturan awal, NexusFocus F1 menggunakan aplikasi smartphone. Aplikasi ini berfungsi untuk:
-
Kalibrasi lensa
-
Memilih profil lensa
-
Menyesuaikan respon motor
-
Update firmware
Viltrox juga menyediakan database profil lensa agar gerakan motor sesuai dengan karakter masing-masing lensa cinema.
Mendukung Foto & Video + EXIF Lengkap
Tidak hanya untuk video, NexusFocus F1 juga kompatibel dengan fotografi still. Sistem ini mampu merekam:
-
Data fokus
-
Aperture
-
Informasi lensa ke EXIF
Hal ini menjadikannya solusi hybrid untuk content creator modern.
Remote Control & Monitoring
NexusFocus F1 juga mendukung Sony Monitor & Control App, memungkinkan:
-
Kontrol fokus jarak jauh
-
Monitoring dari smartphone/tablet
-
Workflow multi-operator di set produksi
Harga & Ketersediaan
Viltrox meluncurkan NexusFocus F1 melalui Kickstarter, dengan harga:
-
Early Bird Kit: sekitar USD 800+
-
Triple Motor Kit: sekitar USD 1.050
Pengiriman pertama direncanakan mulai Maret (sesuai kampanye Kickstarter).
Viltrox NexusFocus F1 bukan sekadar adapter, melainkan revolusi dalam cara menggunakan lensa cinema manual di era autofocus AI. Jika sistem ini bekerja sesuai klaimnya, NexusFocus F1 berpotensi mengubah workflow sinematografi modern secara signifikan.
Bagi filmmaker Sony yang ingin memadukan estetika klasik dengan teknologi masa kini, ini adalah produk yang sangat layak untuk diperhatikan.


