Sigma 85mm f/1.2 DG Art dalam Pengembangan: Lensa Potret Super Cepat Terpanjang di Lini f/1.2

Sigma kembali mempertegas posisinya di pasar lensa profesional dengan mengumumkan pengembangan Sigma 85mm f/1.2 DG Art. Lensa ini akan menjadi lensa full-frame f/1.2 terpanjang yang pernah dibuat Sigma, sekaligus melengkapi trio lensa f/1.2 Art setelah 35mm dan 50mm.

Meski masih berstatus development announcement, kehadiran 85mm f/1.2 DG Art langsung menarik perhatian fotografer, khususnya pecinta fotografi potret.

Dirancang untuk Potret Premium dengan Karakter f/1.2

Sigma menyebut lensa ini mampu menghadirkan resolusi sangat tinggi bahkan di aperture maksimum f/1.2. Artinya, fotografer dapat memotret dengan bukaan penuh tanpa harus mengorbankan ketajaman detail subjek.

Kombinasi focal length 85mm dan aperture f/1.2 dikenal ideal untuk:

  • Potret dengan depth of field sangat tipis

  • Separasi subjek yang kuat

  • Bokeh lembut dan dramatis

  • Performa optimal di kondisi low light

Sigma menegaskan bahwa karakter visual khas f/1.2 inilah yang menjadi nilai utama lensa ini.

Lini f/1.2 Sigma Kini Lengkap

Menariknya, Sigma menyatakan bahwa dengan hadirnya 85mm f/1.2 DG Art, seri lensa f/1.2 mereka kini dianggap lengkap. Pernyataan ini mengindikasikan kecilnya kemungkinan Sigma merilis lensa f/1.2 full-frame lain di focal length berbeda.

Hal ini masuk akal, karena:

  • Lensa f/1.2 di bawah 35mm akan sangat kompleks secara optik

  • Lensa di atas 85mm akan menjadi terlalu besar dan berat

Dengan demikian, 35mm, 50mm, dan 85mm dianggap sebagai rentang ideal untuk f/1.2.

Lebih Ringkas dari Kompetitor?

Walau belum merilis spesifikasi dimensi dan bobot resmi, Sigma menyebut desain lensa ini compact dan lightweight untuk kelasnya. Dari foto perdana yang dirilis, ukuran fisiknya terlihat lebih ringkas dibandingkan beberapa lensa 85mm f/1.2 kompetitor.

Sebagai pembanding, lensa 85mm f/1.2 dari brand lain dikenal cukup besar dan berat. Jika Sigma benar-benar mampu menghadirkan versi yang lebih ringkas tanpa mengorbankan kualitas optik, ini bisa menjadi nilai jual utama.

Autofocus Dual HLA & Mount yang Didukung

Sigma mengonfirmasi bahwa 85mm f/1.2 DG Art akan dibekali dual HLA (High-response Linear Actuator) untuk sistem autofocus. Teknologi ini menjanjikan:

  • Fokus cepat

  • Presisi tinggi

  • Performa senyap untuk foto maupun video

Lensa ini akan tersedia untuk:

  • Sony E-mount

  • L-Mount

Sayangnya, tidak ada rencana versi Canon RF-mount untuk lensa ini.

Jadwal Rilis dan Perkiraan Harga

Sigma menargetkan rilis pada September 2026, dengan harga yang masih dirahasiakan. Namun, melihat harga 35mm dan 50mm f/1.2 Art yang relatif kompetitif di kelasnya, ada optimisme bahwa 85mm f/1.2 DG Art juga akan hadir dengan harga yang “masuk akal” untuk spesifikasi profesional.

Dapatkan Lensa-Lensa Sigma dengan Harga Terbaik di DOSS