Rumor Kamera Nikon APS-C Flagship 2026: Penerus Nikon D500 atau Versi Pro dari Nikon Z30?

Rumor terbaru menyebutkan bahwa Nikon sedang menyiapkan kamera APS-C mirrorless kelas atas yang akan dirilis dalam waktu dekat. Kabar ini langsung memancing spekulasi di kalangan fotografer: apakah ini akan menjadi penerus legendaris Nikon D500, atau justru evolusi dari lini Z30 yang lebih fokus ke video?

Dengan belum adanya rilis kamera baru dari Nikon di tahun ini, dan kabar bahwa penerus Nikon Z9 ditunda hingga 2027, peluang hadirnya kamera APS-C flagship jadi semakin besar.

Harapan Besar: Penerus Nikon D500 di Era Mirrorless

Banyak fotografer berharap Nikon menghadirkan “versi mirrorless” dari Nikon D500. Kamera ini dikenal sebagai DSLR APS-C flagship yang punya performa luar biasa di kelasnya.

Beberapa keunggulan D500 yang masih diingat sampai sekarang:

  • Build quality tangguh dengan weather sealing
  • Autofocus profesional (153 titik AF)
  • Dual card slot
  • Cocok untuk wildlife & sports photography

Kalau Nikon benar-benar menghadirkan versi mirrorless dengan DNA seperti ini, bisa dipastikan akan jadi incaran banyak fotografer profesional.

Namun, ada juga rumor lain yang mengarah ke konsep berbeda. Nikon disebut-sebut sedang mengembangkan kamera APS-C high-end yang terinspirasi dari lini sinema, bahkan membawa teknologi dari RED. Jika benar, kamera ini kemungkinan akan lebih fokus ke kebutuhan video creator dengan kemampuan perekaman yang jauh lebih advanced, sekaligus menjadi upgrade besar dari Nikon Z30.

Di sisi lain, posisi kamera ini juga cukup menarik. Saat ini Nikon sudah punya Nikon Z50 II sebagai opsi mid-range, sehingga model baru ini hampir pasti akan berada di atasnya. Artinya, kamera tersebut berpotensi membawa fitur semi-pro hingga profesional, sekaligus menjadi lini APS-C tertinggi di sistem Nikon Z yang selama ini masih belum terisi.

Meski pasar kamera kini didominasi full-frame, APS-C sebenarnya masih sangat relevan di tahun 2026. Selain harganya lebih terjangkau, crop factor justru menguntungkan untuk kebutuhan tele seperti wildlife dan sports, ditambah ukuran bodi yang lebih ringan dan praktis. Inilah yang membuat segmen APS-C high-end tetap punya potensi besar jika digarap serius.

Pada akhirnya, rumor ini membuka dua kemungkinan menarik: apakah Nikon akan menghadirkan penerus Nikon D500 versi mirrorless, atau justru kamera hybrid berorientasi video ala “mini cinema camera”. Apa pun arah yang dipilih, satu hal yang pasti—Nikon sedang menyiapkan sesuatu yang cukup besar untuk mengisi celah di lini APS-C mereka.

Image credit: Nikon / Digital Camera World