Panasonic Lumix ZS300 Resmi Diumumkan, Kamera Travel Zoom Kembali Hadir dengan USB-C Tapi Tanpa EVF

Panasonic kembali menghidupkan lini kamera compact travel zoom melalui peluncuran Panasonic Lumix ZS300 (TZ300). Kamera ini menjadi penerus dari Panasonic Lumix ZS200, yang sebelumnya cukup populer di kalangan traveler dan fotografer kasual.

Meski membawa beberapa pembaruan, kehadiran ZS300 justru memicu perhatian karena adanya pengurangan fitur penting yang cukup berpengaruh pada pengalaman pengguna.

Tetap Mengandalkan Sensor 1 Inch dan Zoom 15x

Secara spesifikasi inti, Lumix ZS300 masih mempertahankan formula lama yang sudah terbukti:

  • Sensor 20.1MP 1-inch BSI CMOS

  • Lensa Leica 24–360mm (15x optical zoom)

  • Aperture: f/3.3 – f/6.4

  • ISO: 125 – 12800

  • Dukungan RAW (.RW2) & JPEG

Kombinasi ini membuatnya tetap relevan sebagai kamera travel all-in-one, terutama bagi pengguna yang menginginkan fleksibilitas zoom dalam bodi ringkas.

Upgrade Kecil: Kini Pakai USB-C

Salah satu perubahan positif adalah penggunaan port USB-C, menggantikan micro-USB pada generasi sebelumnya.

Perubahan ini memberikan beberapa keuntungan:

  • Transfer data lebih cepat

  • Charging lebih praktis

  • Kompatibel dengan charger modern

Langkah ini juga sejalan dengan tren industri dan regulasi global yang mulai mewajibkan penggunaan USB-C.

A black Lumix digital camera with a Leica lens is shown facing forward. The camera’s flash is popped up above the lens.

photo: panasonic lumix

Downgrade Besar: EVF Dihilangkan

Perubahan paling kontroversial adalah penghapusan electronic viewfinder (EVF).

Pada ZS200, kamera ini memiliki EVF dengan resolusi 2.33 juta dot, yang sangat berguna saat:

  • Memotret di bawah sinar matahari terang

  • Membutuhkan framing lebih presisi

  • Menghemat baterai dibanding layar

Kini, EVF tersebut dihilangkan dan digantikan dengan desain bodi yang lebih sederhana. Keputusan ini mirip dengan langkah Panasonic pada seri compact lain sebelumnya.

Bagi sebagian fotografer, ini bisa menjadi penurunan signifikan dalam pengalaman penggunaan.

Top view of a black Panasonic digital camera with the lens fully extended, showing control dials, buttons, and the zoom ring marked "24-360" in yellow.

photo: panasonic lumix

Performa Masih Sama, Termasuk 4K Video

ZS300 tetap menawarkan performa yang cukup baik di kelasnya:

  • Burst shooting hingga 10 fps

  • 4K Photo (8MP) hingga 30 fps

  • Video 4K 30p & Full HD hingga 120 fps

  • AF Macro hingga 3 cm

  • 5-axis Hybrid O.I.S. + Power O.I.S.

Fitur-fitur ini membuatnya masih cocok untuk:

  • Travel photography

  • Street photography

  • Konten video ringan

Konektivitas Modern untuk Sharing Cepat

Kamera ini juga dilengkapi konektivitas:

  • Wi-Fi

  • Bluetooth

Terintegrasi dengan aplikasi Panasonic Image App, memudahkan pengguna untuk transfer foto dan sharing ke smartphone secara cepat.

Harga Lebih Mahal dari Pendahulunya

Lumix ZS300 akan tersedia dalam warna hitam dan silver dengan harga sekitar $899.99.

Menariknya, harga ini lebih mahal sekitar $100 dibanding ZS200 saat pertama rilis, meskipun tidak membawa peningkatan signifikan—bahkan kehilangan fitur EVF.

Lumix ZS300 hadir sebagai kebangkitan lini kamera travel zoom Panasonic, terutama karena ZS200 sudah sulit ditemukan di pasaran. Namun, dengan minimnya peningkatan dan hilangnya EVF, kamera ini terasa lebih seperti refresh daripada upgrade besar.

Bagi pengguna baru, ZS300 tetap menarik sebagai kamera compact dengan zoom panjang. Tapi bagi pengguna lama ZS200, peningkatan yang ditawarkan mungkin tidak cukup signifikan untuk upgrade.

Reservasi Panasonic Lumix ZS300 di DOSS Yuk