Pernah merasa kalau kamera bridge dengan lensa zoom raksasa sudah jadi barang langka di pasaran? Kamu nggak sendirian. Banyak yang mengira era kamera all-in-one ini sudah tamat. Tapi, kejutan besar baru saja datang dari Sony!
Sony secara resmi telah menggoda penggemarnya di media sosial dengan kabar bahwa seri kamera bridge legendaris mereka, Sony RX10, akan segera kembali. Setelah seri RX10 IV sempat dihentikan produksinya di awal 2025 lalu, banyak yang mengira garis keturunan kamera ini benar-benar berakhir—terutama setelah Panasonic juga sudah lebih dulu menyudahi seri FZ1000 mereka.
Kenapa Kembalinya RX10 Begitu Dinanti?
Tidak seperti kamera bridge murahan yang biasanya pakai sensor kecil (1/2.3-inci), seri RX10 punya "senjata" andalan: sensor 1-inci. Perbedaan ini sangat terasa, terutama pada kualitas gambar yang jauh lebih tajam dan bersih.
Selama ini, seri RX10 menjadi favorit bagi para pengamat burung dan pecinta satwa liar. Mereka sangat menyukai kamera ini karena memberikan jangkauan telephoto yang gila tanpa harus repot membawa-bawa sistem kamera interchangeable lens yang berat dan besar.
Apa yang Bisa Kita Harapkan?
Sampai saat ini, Sony masih menutup rapat detail spesifikasinya. Kita belum tahu pasti apakah model terbaru ini akan menyandang nama RX10 V atau ada perubahan signifikan dari pendahulunya, RX10 IV. Sebagai pengingat, RX10 IV sendiri dulu tampil gahar dengan sensor 20MP dan zoom optik 25x yang mencakup rentang setara 24-2000mm.
Satu hal yang pasti, penantian panjang para pecinta kamera bridge akhirnya akan terjawab dalam hitungan hari. Sony sudah menjanjikan detail lengkap mengenai kamera ini pada 9 Juli 2026 pukul 10:00 ET atau 15:00 BST.
Mengapa Seri RX10 Begitu Istimewa?
Kelebihan utama yang membedakan seri RX10 dari kamera bridge lainnya yang masih beredar di pasaran saat ini adalah penggunaan sensor berukuran 1 inci. Dibandingkan dengan kamera bridge standar yang umumnya hanya menggunakan sensor berukuran 1/2.3 inci, sensor 1 inci pada RX10 menawarkan kualitas gambar yang jauh lebih unggul, tajam, dan memiliki performa low-light yang jauh lebih baik.
Selama hampir satu dekade, seri ini telah menjadi andalan bagi para fotografer satwa liar, pengamat burung, dan pehobi yang menginginkan jangkauan telephoto yang ekstrem tanpa harus dibebani oleh sistem kamera interchangeable lens yang berat dan rumit. Kemampuan untuk membawa satu perangkat yang bisa mencakup rentang fokus luas—seperti rentang 24-2000mm yang dimiliki oleh RX10 IV—menjadikan seri ini solusi "all-in-one" yang sulit ditandingi oleh sistem kamera lain.
Apakah ini akan menjadi penyempurnaan dari seri sebelumnya? Atau Sony membawa inovasi baru yang lebih canggih? Kita tunggu saja kabar selanjutnya. Pastikan kamu tetap update dengan berita ini, karena kami akan langsung mengabarkan detail lengkapnya tepat setelah peluncurannya nanti!
Siap menanti kembalinya sang legenda?

