Kabar gembira buat kamu pengguna Nikon ZR! Nikon baru saja mengumumkan rencana besar untuk merilis firmware versi 2.00 pada bulan Oktober 2026 mendatang. Nggak main-main, update ini bakal menyuntikkan fitur-fitur video kelas wahid yang sebelumnya cuma bisa diimpikan oleh pengguna kamera hibrida.
Sejak diakuisisinya RED oleh Nikon, kolaborasi teknologi di antara keduanya mulai membuahkan hasil yang manis. Firmware 2.00 ini adalah bukti nyata betapa seriusnya Nikon menggarap lini kamera mirrorless-nya buat para videographer dan filmmaker.
Mari kita bahas tuntas apa saja kejutan yang disiapkan Nikon buat kamera andalan mereka ini.

photo: engadget
Fitur Baru di Firmware 2.00: Lebih dari Sekadar Perbaikan Bug
Fokus utama dari update kali ini adalah peningkatan performa video yang signifikan. Nikon tampaknya mendengarkan keluhan dan permintaan komunitas untuk membuat alur kerja pascaproduksi (post-production) menjadi lebih fleksibel namun tetap efisien.
Berikut adalah tiga fitur kunci yang wajib kamu tahu:
1. Log3G10 dan REDWideGamutRGB Hadir di Format H.265
Ini adalah salah satu berita terbesar dari pengumuman ini. Nikon ZR sekarang bakal mendukung profil warna Log3G10 dan ruang warna REDWideGamutRGB saat kamu merekam dalam format H.265.
Kenapa ini penting?
Sebelumnya, kombinasi warna ini identik dengan kamera RED yang mahal. Dengan membawanya ke Nikon ZR, kamu mendapatkan standar warna industri perfilman dalam bodi kamera yang lebih ringkas. Log3G10 memberikan dynamic range yang luar biasa, sementara REDWideGamutRGB menjamin reproduksi warna yang akurat dan kaya.
Hebatnya lagi, semua ini dinikmati dalam kompresi H.265. Ini berarti kamu bisa mendapatkan kualitas gambar setara kamera bioskop, tapi dengan ukuran file yang relatif lebih kecil dibandingkan merekam dalam RAW. Alur kerja editing di komputer pun bakal terasa lebih ringan.
2. Kontrol Noise High ISO yang Lebih Custom
Kreator sekarang punya kontrol lebih atas output visual mereka. Firmware 2.00 menambahkan opsi baru untuk mengatur level [High ISO NR] (High ISO Noise Reduction) saat merekam dalam mode H.265 Log.
Di firmware sebelumnya, mungkin kamu merasa noise reduction-nya terlalu agresif atau malah kurang. Sekarang, kamu bisa menyesuaikannya dengan selera pribadi atau "tone" dari proyek yang sedang kamu kerjakan. Apakah kamu mau tampilan yang super bersih (sinematik clean) atau sedikit grain organik ala film, semua ada di tanganmu. Fitur ini memberikan kebebasan kreatif yang mutlak.
3. Focus Peaking Saat Merekam R3D NEF
Merekam dalam format RAW (R3D NEF) adalah dambaan para cinematographer, tapi mengandalkan fokus manual di resolusi tinggi bisa bikin sakit kepala. Nikon mengerti ini dan menghadirkan dukungan focus peaking saat merekam dalam format R3D NEF.
Focus peaking memberikan panduan visual berupa warna mencolok pada bagian objek yang sedang dalam fokus tajam. Dengan fitur ini, kamu bisa melakukan konfirmasi fokus dengan presisi tinggi, bahkan saat menggunakan layar LCD kamera saja. Ini sangat krusial agar hasil rekaman RAW yang mahal itu nggak sia-sia gara-gara miss fokus.
Masa Depan Cerah di 2027: Open Gate dan Anamorphic
Seakan firmware 2.00 belum cukup, Nikon juga memberikan sedikit bocoran mengenai apa yang sedang mereka kembangkan untuk masa depan yang lebih jauh, tepatnya pada tahun 2027.
Nikon mengonfirmasi bahwa mereka sedang mengerjakan firmware baru untuk mendukung fitur-fitur yang sangat sering diminta oleh para profesional: perekaman Open Gate dan desqueeze display.
Open Gate menggunakan seluruh area sensor kamera untuk merekam, yang sangat berguna buat kamu yang sering memotong (crop) video ke berbagai aspect ratio untuk media sosial (seperti vertikal 9:16 untuk TikTok/Reels). Sementara itu, desqueeze display adalah fitur penting buat kamu yang menggunakan lensa anamorphic, sehingga gambar yang terlihat di layar monitor tidak gepeng.
Meskipun kedua fitur ini baru akan hadir di 2027, kabar pengembangannya saja sudah menjadi sinyal kuat bahwa Nikon ZR adalah investasi jangka panjang untuk industri kreatif. Jujur saja, ini adalah fitur yang seharusnya sudah ada sejak kamera ini diluncurkan, tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, kan?
RED Control Aplikasi untuk Remote
Sebagai pelengkap integrasi Nikon-RED, RED juga sedang mengupdate aplikasi remote control-nya, yaitu RED CONTROL dan RED CONTROL PRO.
Update ini akan membuka kemampuan remote untuk Nikon ZR. Ini berarti kamu bisa mengontrol pengaturan kamera, start/stop rekaman, hingga memantau feed video langsung dari ponsel pintar atau tablet. Fitur ini sangat berguna bagi solo shooter yang menaruh kamera di tempat sulit dijangkau atau untuk asisten kamera di set produksi profesional.
Nikon ZR Menjadi Raja Kamera Hybrid?
Dengan peluncuran firmware 2.00 pada Oktober 2026 mendatang, Nikon ZR secara resmi naik kelas. Kombinasi bodi kamera yang compact, sensor yang hebat, ditambah warna RED, serta kemampuan teknis seperti Log3G10, H.265, dan Focus Peaking RAW, menjadikannya sebagai salah satu kamera hybrid paling menarik di pasaran saat ini.
Bagi kamu para kreator konten, filmmaker indie, atau profesional video, Nikon ZR semakin sulit untuk diabaikan. Siap-siap update kameramu di bulan Oktober dan rasakan tenaganya.

Source : https://www.newsshooter.com/2026/09/07/nikon-zr-firmware-version-2-00-future-open-gate-recording/

