Pernah nggak kamu ngerasa burnout parah gara-gara harus sortir ribuan foto hasil wedding atau event sampai subuh? Atau mungkin kamu sering pusing nyari foto si A di antara tumpukan ribuan file dokumentasi sekolah atau acara olahraga? Kalau iya, ada kabar gembira yang bakal bikin hidup kamu jauh lebih mudah!
Global Sukses Digital, yang kita kenal lewat nama DOSS, baru saja bikin gebrakan besar dengan terjun ke dunia Artificial Intelligence (AI). DOSS resmi meluncurkan DOSS AI Suite, sebuah rangkaian solusi berbasis AI yang dirancang khusus untuk membantu para fotografer, videografer, content creator, hingga event organizer biar bisa kerja lebih cepat, efisien, dan pastinya lebih terstruktur.
Kenalan Sama MyFlow & MySquad, Si "Asisten" Pintar Kamu
Di tahap awal peluncurannya, DOSS AI Suite langsung ngenalin dua produk jagoan yang fungsinya bikin geleng-geleng kepala:
-
MyFlow: Ini adalah solusi AI yang bakal jadi sahabat terbaik kamu di ruang edit. Dengan teknologi smart culling dan AI-assisted editing, MyFlow bisa bantu kamu menyeleksi foto atau video terbaik secara otomatis. Bayangkan, ribuan file hasil pemotretan bisa dipangkas waktu culling-nya jadi jauh lebih cepat. Kamu nggak perlu lagi buang waktu berjam-jam cuma buat hapus foto blur atau duplikat.
-
MySquad: Kalau yang ini jagoannya buat urusan face indexing dan grouping. Sistem ini bakal memindai foto dalam jumlah besar, mengenali wajah, lalu mengelompokkan file tersebut berdasarkan identitas orangnya. Ini bakal ngebantu banget buat kebutuhan event olahraga, dokumentasi sekolah, wedding, atau family gathering yang fotonya selalu bejibun.
AI Bukan Buat Gantiin Creator, Tapi Buat "Naik Level"
Founder & CEO DOSS, Tahir Matulatan, bilang kalau peluncuran DOSS AI Suite ini adalah bagian dari transformasi DOSS untuk ngebangun ekosistem kreatif yang makin lengkap. DOSS yang selama ini dikenal sebagai "raksasa" di dunia kamera, imaging, dan creator ecosystem, sekarang nggak cuma fokus di hardware aja.
"Dunia kreatif ke depan nggak cuma ditentukan sama hardware, tapi juga software, workflow, dan AI. DOSS AI Suite kami bangun buat bantu para creator kerja lebih cepat, rapi, dan produktif," ujar Tahir.
Tahir juga menegaskan kalau AI ini hadir bukan buat menggantikan peran creator. Sebaliknya, AI harus jadi alat bantu supaya para kreator bisa naik level. Dengan adanya MyFlow dan MySquad, pekerjaan repetitif yang membosankan bisa dikurangi, jadi kamu bisa lebih fokus ke hal yang lebih bernilai, kayak kualitas karya, pelayanan ke klien, dan pengembangan bisnis.
Strategi DOSS: Dari Toko Kamera Jadi "Technology-Enabled Creative Ecosystem"
Peluncuran ini juga jadi sinyal kuat kalau DOSS sedang bertransformasi menjadi technology-enabled creative ecosystem. DOSS nggak cuma mau dikenal sebagai tempat beli kamera, lensa, atau lighting saja, tapi juga sebagai solusi teknologi yang mendukung alur kerja kreatif secara end-to-end.
Ke depannya, DOSS berencana buat terus nambah fitur dan produk di dalam DOSS AI Suite agar bisa menjawab kebutuhan workflow kreatif yang makin luas, baik untuk pasar Indonesia maupun regional. Langkah ini semakin mempertegas posisi DOSS sebagai Creative Ecosystem Hub yang menggabungkan hardware, software, layanan, edukasi, komunitas, dan platform digital dalam satu ekosistem yang saling terintegrasi.
Jadi, buat kamu yang merasa sudah waktunya buat kerja lebih cerdas, nggak cuma kerja keras, saatnya pantau terus perkembangan DOSS AI Suite. Siap-siap buat ucapkan selamat tinggal pada proses sortir manual yang bikin pegal mata.

