Buat kamu para content creator, vlogger, atau jurnalis video yang sering kerja mandiri di lapangan, urusan audio yang jernih dan aman tentu jadi prioritas utama. Sering nggak sih, lagi seru-serunya interview atau syuting run-and-gun, tiba-tiba sinyal wireless drop atau kamera berhenti rekam, dan alhasil suara pentingnya malah hilang begitu saja?
Kalau dulu masalah itu jadi pembatas antara seri Mic Mini dan sistem Mic 2 atau Mic 3 yang lebih besar, sekarang garis pemisah itu resmi dihapus oleh DJI!
DJI baru saja meluncurkan DJI Mic Mini 2S secara global. Ini adalah mikrofon nirkabel mini pertama dari DJI yang sudah dibekali fitur internal recording on-board. Menariknya lagi, sistem canggih ini dibanderol mulai dari 99 EUR saja!
Yuk, kita bedah tuntas apa saja keunggulan dan fitur gahar yang dibawa oleh DJI Mic Mini 2S ini.
Sekarang Seri Mini Bisa Rekam Sendiri: Fitur Redundansi yang Bikin Tenang
Pembaruan paling masif dan ditunggu-tunggu tentu saja kehadiran memori internal di setiap unit transmitter-nya. Setiap transmitter Mic Mini 2S dibekali ruang penyimpanan internal sekitar 14.5GB.
Kapasitas seluas itu diklaim mampu menampung rekaman loop hingga 28 jam untuk mode default 24-bit audio, atau sekitar 22 jam jika kamu memilih mode tangkapan 32-bit float.
Fungsi utamanya bukan sekadar kejar-kejaran kapasitas besar, melainkan sebagai jaring pengaman (redundancy). Ketika koneksi nirkabel ke receiver terputus, proses rekaman di transmitter akan terus berjalan secara mandiri. Buat kebutuhan wawancara atau dokumenter tanpa kesempatan take ulang, fitur ini benar-benar penyelamat hidup.
Buat kamu yang sering ketar-ketir menghadapi suara teriakan atau tawa menggelegar yang bikin waveform pecah (clipped), opsi 32-bit float adalah jawaban terbaik. Format ini punya headroom luar biasa yang membuat urusan gain bisa diatur pas proses editing (post-production), bukan lagi jadi beban pikiran saat sedang sibuk mengatur framing kamera.
Transfer Data Kilat Lewat Charging Case
Punya memori internal yang besar tentu bakal jadi PR kalau proses pemindahan datanya lelet. Untungnya, DJI memikirkan hal ini dengan sangat praktis.
Charging case Mic Mini 2S mendukung transfer file langsung dari transmitter dengan kecepatan mencapai 34MB/s. Sebagai gambaran, DJI mengklaim bahwa rekaman berdurasi 30 menit dalam format 24-bit bisa dipindahkan hanya dalam waktu sekitar delapan detik saja [cite: Internal recording is only useful if offloading it is not a chore, and this is where DJI has done some quietly practical engineering. The Mic Mini 2S charging case supports direct file transfer from the transmitter at up to 34MB/s, which the company says is roughly twice the rate of the Mic 3. In DJI’s own example, a 30-minute 24-bit recording moves across in about eight seconds]. Dengan kecepatan seperti ini, kamu nggak akan lagi malas memindahkan file cadangan audio setiap selesai syuting.
Satu Receiver untuk Empat Transmitter & Kompatibilitas Antar Generasi
Peningkatan struktural berikutnya ada pada jumlah saluran (channel count).
Receiver Mic Mini 2S kini bisa terhubung ke empat transmitter sekaligus, dua kali lipat lebih banyak dari generasi sebelumnya. Fitur ini sangat cocok buat kamu yang sering membuat podcast panel, wawancara meja bundar (roundtable), atau liputan kelompok kecil tanpa harus menyewa perangkat multichannel yang mahal.
Kabar baik bagi pengguna lama: receiver baru ini mendukung lintas generasi. Kamu bisa mencampur penggunaan transmitter dari Mic Mini lama, Mic Mini 2, hingga Mic Mini 2S pada satu receiver yang sama dengan jangkauan transmisi hingga 400 meter. Jadi, kalau kamu sudah punya unit lamanya, kamu tinggal menambah unit 2S saja tanpa harus ganti satu paket penuh.
AI Noise Canceling Bertenaga NPU & Kontrol Suara Fleksibel
Urusan peredaman bising, DJI kini memindahkan fungsi noise reduction ke sebuah NPU untuk menghadirkan Deep AI Noise Canceling yang diatur lewat aplikasi DJI Mimo. Tersedia dua level pilihan:
-
Basic: Cocok untuk meredam gangguan di dalam ruangan seperti suara kipas angin, AC, atau pantulan ruangan (reverb).
-
Strong: Didesain lebih agresif untuk mengatasi kebisingan di luar ruangan.
Selain itu, tersedia fitur pintar seperti Clipping Control untuk meredam lonjakan suara secara otomatis, serta Loudness Balance yang menyeimbangkan suara pembicara yang terlalu pelan agar kedengarannya konsisten. Tiga preset nada suara bawaan—Regular, Bright, dan Rich—juga tetap dipertahankan untuk memperkaya karakter suara sesuai kebutuhanmu.
Desain Tetap Mungil & Ekosistem OsmoAudio
Secara fisik, transmitter Mic Mini 2S tetap sangat ringan, yakni sekitar 12 gram saja (atau sekitar 15 gram jika magnet dipasang) dengan dimensi yang sangat kompak [cite: Physically, very little has changed, which is the correct decision. The transmitter measures 28.58 x 28.04 x 13.52mm / 1.13 x 1.10 x 0.53in and weighs approximately 12 g / 0.42 oz with the magnetic front cover fitted, rising to about 15 g / 0.53 oz once the magnet is attached]. Klip belakangnya bisa diputar dan dilepas, memudahkan pemasangan di berbagai posisi pakaian.
Buat kamu pengguna lini kamera DJI Osmo—seperti Osmo Pocket 4, Osmo Action 6, dan perangkat lainnya—Mic Mini 2S juga mendukung koneksi langsung OsmoAudio tanpa perlu mencolokkan receiver tambahan ke kamera [cite: OsmoAudio direct connection spans the current Osmo lineup. Mic Mini 2S transmitters connect natively to select Osmo cameras without a receiver in the chain, delivering 48kHz 24-bit audio directly to the Osmo Pocket 4P, Osmo Pocket 4, Osmo 360, Osmo Nano, and Osmo Action 6]. Hasilnya, setup vlogging jadi jauh lebih ringkas tanpa kabel menjuntai.
Kisaran Harga & Paket Penjualan

photo: dji
Dengan tambahan memori internal, kapasitas 32-bit float, dukungan 4 transmitter sekaligus, hingga transfer data kilat lewat charging case, DJI Mic Mini 2S sukses naik kelas menjadi perangkat audio yang jauh lebih profesional.
DJI memasarkan Mic Mini 2S dalam beberapa pilihan paket menarik:
-
Paket 2 TX + 1 RX (dengan charging case): 189 EUR
-
Paket 1 TX + 1 RX: 99 EUR
-
Paket 1 TX + 1 Mobile RX (dengan charging case): 99 EUR
Tertarik upgrade perangkat audio kantormu dengan si kecil cabe rawit ini?

