DJI kembali memperluas lini produknya dengan meluncurkan DJI Lito Series, sebuah seri drone terbaru yang dirancang khusus untuk pengguna pemula. Seri ini hadir dalam dua varian, yaitu Lito 1 dan Lito X1, yang sama-sama mengusung bobot ringan 249 gram—ideal untuk konten kreator yang ingin praktis tanpa ribet regulasi.
Kehadiran Lito Series menjadi langkah baru DJI dalam menghadirkan drone entry-level dengan fitur yang lebih modern dibanding generasi sebelumnya seperti DJI Mini 4K. Dengan pilihan kamera dan harga yang berbeda, pengguna bisa menyesuaikan kebutuhan serta budget mereka.
Perbedaan DJI Lito 1 vs Lito X1
Perbedaan utama antara kedua model terletak pada fitur kamera dan teknologi keamanan:
-
Lito 1
- 4K 60fps
- Sensor 1/2 inci
- Omni-directional obstacle sensing
-
Lito X1
- 4K 60fps HDR 10-bit (D-Log M)
- Sensor lebih besar 1/1.3 inci
- Tambahan sensor LiDAR untuk keamanan ekstra
- Internal storage 42GB
Keduanya juga mendukung ActiveTrack, memungkinkan drone mengikuti subjek secara otomatis dengan lebih stabil berkat sistem sensor 360 derajat.
Dirancang untuk Pemula, Tapi Fitur Lebih Pintar
DJI menargetkan Lito Series sebagai drone pertama bagi pengguna baru, namun tetap menghadirkan fitur canggih:
- Sistem tracking berbasis kamera 360° (bukan video 360)
- Sensor tabrakan omnidirectional untuk penerbangan lebih aman
- Flight time hingga 36 menit
- Mode slow motion hingga 4K 100fps
Khusus Lito X1, kehadiran LiDAR menjadi nilai tambah besar karena meningkatkan kemampuan drone dalam menghindari rintangan, terutama di kondisi pencahayaan rendah.
![]()
photo: dji
Pilihan Controller dan Fly More Combo
DJI juga menyediakan paket bundle (Fly More Combo) untuk kedua model:
- Lito 1 Combo: menggunakan controller standar (butuh smartphone)
- Lito X1 Combo: sudah termasuk DJI RC 2 dengan layar built-in
Hal ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna, apakah ingin setup simpel atau pengalaman yang lebih premium tanpa perlu HP tambahan.
Posisi di Lini Produk DJI
DJI menyebut Lito Series sebagai penerus lini Mini untuk entry-level, namun tetap membedakannya dari seri Pro seperti DJI Mini 3 Pro.
Beberapa poin penting:
- Lito Series → fokus pemula
- Mini Pro → untuk pengguna lebih serius
- Tidak ada fitur “true vertical shooting” (kamera tidak bisa rotate)
Artinya, Lito lebih ke arah praktis & aman, bukan fleksibilitas maksimal seperti seri Pro.
DJI Lito Series menjadi opsi menarik bagi pemula yang ingin mulai membuat konten aerial dengan mudah. Dengan kombinasi desain ringan, fitur keamanan canggih, dan harga yang relatif terjangkau, seri ini berpotensi menjadi standar baru di kelas drone entry-level.
Jika kamu baru masuk ke dunia drone:
- Pilih DJI Lito 1 untuk budget hemat
- Pilih DJI Lito X1 untuk fitur lebih lengkap dan kualitas video lebih tinggi
Dengan strategi ini, DJI kembali menunjukkan dominasinya dalam menghadirkan produk yang ramah pemula tanpa mengorbankan teknologi.


