Meski usianya sudah tidak muda lagi, Sony A6400 ternyata masih jadi salah satu kamera favorit banyak content creator dan fotografer di tahun 2026. Bahkan sampai sekarang, kamera ini masih sering direkomendasikan untuk pemula sampai semi-profesional yang cari kamera hybrid dengan harga lebih masuk akal dibanding model terbaru.
Pertanyaannya, kenapa kamera keluaran lama ini masih relevan?
Autofocus-nya Masih Kencang Banget
Salah satu alasan terbesar kenapa Sony A6400 belum “habis” adalah sistem autofocus-nya yang masih sangat cepat dan akurat.
Sony membekali kamera ini dengan:
- Real-time Eye AF
- Real-time Tracking
- 425 titik phase detect AF
images: Peter M. Ferenczi
Bahkan di 2026, performa autofocus A6400 masih terasa sangat kompetitif untuk:
- vlog
- street photography
- event
- video content
- foto anak atau hewan
Tracking wajah dan mata juga masih termasuk stabil untuk kebutuhan content creator modern.
Kualitas Video Masih Sangat Layak
Sony A6400 mampu merekam:
- 4K 30fps oversampled
- Full HD 120fps
- S-Log dan HLG
Untuk standar YouTube, TikTok, Instagram Reels, sampai commercial ringan, hasil videonya masih sangat bagus.
Detail tajam, warna fleksibel untuk grading, dan rolling shutter-nya juga masih cukup aman selama tidak dipakai gerakan ekstrem.
Buat creator yang baru masuk dunia video serius, A6400 masih jadi salah satu opsi paling “aman”.

images: digital trends
Ukurannya Compact dan Ringan
Di era kamera hybrid yang makin besar, Sony A6400 justru tetap menarik karena body-nya compact.
Kamera ini enak dipakai untuk:
- traveling
- daily carry
- motoran
- gimbal
- setup vlog kecil
Dipadukan dengan lensa kecil seperti:
- Sony 16-50mm
- Sigma 18-50mm f/2.8
- Sony 11mm f/1.8
hasilnya jadi setup ringan tapi powerful.
Ekosistem Lensa Sony APS-C Sangat Lengkap
Salah satu keunggulan terbesar sistem Sony E-Mount adalah pilihan lensanya yang banyak banget.
Mulai dari:
- lensa murah
- lensa third party
- sampai lensa profesional
Semua tersedia.
Brand seperti Sigma, Tamron, Viltrox, hingga Sony sendiri punya banyak pilihan untuk APS-C.
Ini bikin upgrade setup jadi lebih fleksibel dan tidak terlalu mahal.
Harga Bekasnya Makin Menarik
Di tahun 2026, harga Sony A6400 sudah jauh lebih turun dibanding saat awal rilis.
Ini membuatnya jadi:
- kamera entry hybrid yang serius
- alternatif murah dibanding A6700
- opsi menarik untuk second body
Dengan performa yang masih kuat, value for money-nya jadi sangat tinggi.
Kekurangan Sony A6400 di 2026
Tentu ada beberapa hal yang mulai terasa tertinggal:
- belum IBIS
- layar masih terbatas
- menu lama Sony
- battery life standar
- tidak ada 10-bit video
Kalau fokus kerja profesional video berat, kamera generasi baru memang lebih unggul.
Tapi untuk mayoritas creator dan fotografer casual sampai semi-pro, kekurangan itu masih bisa ditoleransi.
Masih Cocok Untuk Siapa?
Sony A6400 masih cocok untuk:
- pemula serius
- content creator
- YouTuber
- fotografer street
- travel creator
- pengguna hybrid foto-video
Bahkan banyak orang justru memilih A6400 dibanding kamera baru karena lebih stabil, lebih murah, dan sudah terbukti.


